MONITOR, Jakarta – Jokowi baru memilih Kombes Johnny Edizon Isir sebagai ajudan pribadinya dari unsur kepolisian. Namun, ternyata baru sekarang ini putra asli Papua dipercaya untuk menerima tanggungjawab tersebut.
Kapolri Jenderal Tito karnavian menyebut kejadian ini sebagai sejarah baru pengangkatan ajudan presiden. Sebab hal ini merupakan kali pertamanya terjadi.
"Sejarah, (baru) pertama kali orang Papua bisa menjadi ajudan presiden. Pertama juga orang dari Polri ajudan presiden orang Papua," ujar Tito di Jakarta, Rabu (16/8).
(Baca juga: Ternyata Do'a Tifatul Bukan Kali Pertama Terjadi)
Tito menambahkan, peristiwa pengangkatan ini memperlihatkan bahwa pemerintah tidak pernah membuat peraturan yang bersifat diskriminasi atau menyangkut Suku, Ras, dan Agama (SARA).
"Saya berpendapat bahwa Presiden menunjukan nasionalisme beliau. Karena memilih orang dari papua, kedua, yang beragama non-muslim, tiga lagi ajudan beliau kan muslim ya. Ini ada non-muslimnya," Tambah pria kelahiran Palembang itu.
(Baca juga: Krisna Mukti Sebut Gedung DPR Tidak Lebih Bagus dari BI)
MONITOR, Tangerang — Kementerian Agama RI melalui Staf Khusus Menteri Agama RI, Gugun Gumilar, turun…
MONITOR, Bogor - Produksi padi di sejumlah wilayah Kabupaten Bogor meningkat hingga mencapai 9 ton…
MONITOR, Jakarta - Ratusan warga Kampung Nelayan Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara, mendapat layanan pemeriksaan kesehatan…
Oleh: Maria UlfaDosen Sastra Inggris, Fakultas Adab & HumanioraUniversitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta…
MONITOR, Jakarta — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan…
MONITOR, Semarang - Kafilah Provinsi Kalimantan Timur kembali meraih gelar juara umum Musabaqah Tilawatil Qur’an…