Categories: GAYA HIDUPKESEHATAN

Ketahui Dampak Buruk Begadang

MONITOR Jakarta – Setelah beraktivitas di siang hari, tentunya tubuh membutuhkan istirahat. Begadang tidak dianjurkan karena memiliki banyak dampak buruk jika ditinjau dari segi kesehatan.

Begadang memicu tubuh dan juga mental mengalami kelelahan, yang akan mengakibatkan penurunan konsentrasi dan daya ingat, serta penurunan daya tahan tubuh. Tubuh menjadi lebih mudah terkena infeksi yang disebabkan oleh virus seperti flu, demam, dll.

Tidak terpenuhinya hak tubuh untuk beristirahat menyebabkan metabolisme tubuh menjadi tidak seimbang. Hal tersebut akan mengganggu produksi sel darah merah dan kemudian membuat tubuh kekurangan darah atau anemia.

Pada saat tidur, tubuh meregenerasi sel-sel yang rusak. Begadang terus menerus menyebabkan rusaknya sel otak yang menimbulkan gangguan di bagian kepala seperti sering mengalami sakit kepala atau pusing.

Durasi tidur dalam sehari yang dianjurkan untuk orang dewasa adalah delapan jam. Apabila seseorang terbiasa tidur malam kurang dari enam jam setiap harinya, dapat menyebabkan penyumbatan pada pembuluh darah yang akan berakibat fatal yaitu penyakit jantung dan stroke. Begadang juga meningkatkan resiko penyakit diabetes, dikarenakan kurang tidur dapat mengurangi kemampuan sel lemak untuk merespon insulin.

Bagi kaum wanita, begadang dapat mengurangi tingkat kesuburan. Karena begadang dapat mempengaruhi sekresi hormon dan juga kualitas ovum. Disamping itu, begadang juga akan mempengaruhi penampilan seseorang. Karena kurang tidur menyebabkan terganggunya kesehatan kulit seperti warna kulit terlihat pucat, kulit menjadi kusam, timbul jerawat dan lingkaran hitam di bawah mata, serta garis-garis halus dan kerutan pada wajah.

Maka dari itu, penuhilah hak tubuh untuk beristirahat dengan membiasakan diri untuk tidur dan juga bangun tepat waktu.

Recent Posts

IPW Adukan Dugaan Intimidasi dan Pembubaran Ibadah Jemaat GKPI ke Bareskrim

MONITOR, Jakarta - Indonesia Police Watch (IPW) melalui Tim Advokasi dan Bantuan Hukumnya mengadukan dugaan…

10 jam yang lalu

STAI Syekh Manshur Dorong Transformasi Pendidikan Islam Menuju Ekosistem Pendidikan Berdampak

MONITOR, Pandeglang - Pendidikan Islam dinilai perlu bergeser dari paradigma pembelajaran yang sekadar berorientasi pada…

10 jam yang lalu

Prof. Ahmad Tholabi Kharlie: Amandemen Konstitusi Harus Menjadi Langkah Terakhir dalam Menata Desentralisasi

MONITOR, Tangsel - Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Dr. Ahmad Tholabi Kharlie, S.H.,…

14 jam yang lalu

Kemenhaj Buka Opsi Maskapai Alternatif untuk Tekan BPIH 2027

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI membuka opsi penggunaan maskapai alternatif dalam…

17 jam yang lalu

Rekor Pendaftar Terbanyak: 3.420 Abstrak Bersaing Ketat di AICIS+ 2026, 384 Naskah Lolos Seleksi

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis), Direktorat…

20 jam yang lalu

Kemnaker Minta Peserta MagangHub Batch 2 Tertib Administrasi

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) meminta peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II tertib memenuhi…

21 jam yang lalu