Categories: NASIONALPEMERINTAHAN

Menteri Jonan Kunjungi Jargas Pesantren di Sidoarjo

MONITOR, Sidoarjo –Seusai meninjau pembangunan infrastruktur Jaringan Gas Bumi (Jargas) di Kabupaten Mojokerto, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan mengunjungi Desa Kalidawir, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo. Dalam kunjungannya tersebut, Jonan mendatangi salah satu rumah warga dan Pondok Pesantren (Ponpes) Manba'ul Hikam yang juga telah memanfaatkan jargas dalam kegiatan masak-memasak sehari-hari.

"Saat ini sudah terpasang (jargas) sekitar 9.000 rumah, termasuk di pondok pesantren ini. Sekarang saya menyempatkan diri untuk melihat, apakah yang dipasang ini berjalan atau tidak. Dan saya lihat di satu rumah tadi dan di pondok pesantren ini ternyata jalan," ujar Jonan, Senin (14/8).

Jonan juga menyebutkan bahwa warga yang ditemuinya mengaku puas terhadap jargas yang telah dimanfaatkan. "Satu, harganya lebih murah, bila dibandingkan dengan Liquified Petroleum Gas (LPG) tabung 3 kilogram. Yang kedua, yang terpenting itu lebih mudah. Tidak perlu menggotong tabung LPG dan tidak khawatir gas habis pada malam hari, kan sudah jalan 24 jam," terang Jonan.

Samsul Amin, seorang warga Desa Kalidawir yang sudah menggunakan jargas selama empat bulan, telah merasakan penghematan bila dibandingkan dengan gas LPG. "Kalau pakai gas ini (jargas) ya lebih irit daripada menggunakan LPG. Selisihnya sekitar 25 sampai 30 ribu rupiah," jelasnya.

Mengamini apa yang disampaikan Menteri Jonan, pengasuh Pondok Pesantren Manba'ul Hikam menyebutkan bahwa dengan memanfaatkan jargas, proses memasak jadi lebih efektif dan efisien. "Setiap Senin dan Kamis kan kita masak untuk sahur anak-anak pondok. Sekarang nggak ada lagi kendala habis LPG tiap malam," ucap Anik.

Selanjutnya, Jonan menyarankan kepada Bupati Sidoarjo untuk mengusulkan tambahan jargas bagi warga Sidoarjo. "Kalau mau tambahan, tambahannya berapa dan untuk daerah mana saja. Kami juga menyarankan itu diberikan kepada rumah yang sederhana dulu, dan mungkin asrama-asrama atau sekolah seperti ponpes itu prioritas," pungkas Jonan.

Saat ini di Kabupaten Sidoarjo terdapat 9.187 Sambungan Rumah Tangga (SR) di 12 kecamatan yang sudah dialiri gas dari 10.350 SR yang telah terpasang. Jargas Kabupaten Sidoarjo mendapatkan alokasi gas sebesar 0,8 MMSCFD dari Lapindo Brantas Inc yang dikelola PT Pertamina Gas Niaga.

Recent Posts

DPR Dukung Aksi Jerhemy Nemo Tebang Sawit Ilegal, Dorong Gerakan Penghijauan Berbasis Pemberdayaan Masyarakat

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IV DPR RI, Daniel Johan memuji aksi penghijauan yang dilakukan…

9 jam yang lalu

Legislator Soroti Dugaan Klaim Fiktif JKN, Dorong Agar Diusut Tuntas karena ‘Rampok’ Uang Rakyat

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI Nurhadi menyoroti dugaan praktik klaim fiktif Jaminan…

9 jam yang lalu

Evaluasi Haji Embarkasi Banjarmasin, Menhaj Utamakan Istithaah Kesehatan Hingga Nol Toleransi Pelanggaran

MONITOR, Banjarbaru - Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) RI Mochamad Irfan Yusuf menegaskan bahwa evaluasi…

10 jam yang lalu

Perkuat Ekosistem Transportasi Berkelanjutan, Jasa Marga Dukung Implementasi Biosolar B50 di Rest Area KM 57A

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk memperkuat perannya dalam mendukung ekosistem transportasi berkelanjutan…

10 jam yang lalu

Sikapi Penyesuaian BPIH 2027, Menhaj Tekankan Efisiensi Tanpa Turunkan Kualitas Layanan

MONITOR, Banjarbaru - Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) RI Mochamad Irfan Yusuf menyampaikan bahwa Biaya…

11 jam yang lalu

STPK Matauli Perkuat Peran Kampus Maritim, Prof Rokhmin Usulkan Dua Prodi Baru untuk Dukung Ekonomi Biru

MONITOR, Tapanuli Tengah – Sekolah Tinggi Perikanan dan Kelautan (STPK) Matauli terus memperkuat posisinya sebagai…

13 jam yang lalu