MONITOR, Jakarta – Menyusul pernyataan Wakil Gubernur Jawa Barat (Jabar) Deddy Mizwar yang mengatakan Meikarta belum mendapatkan izin dan rekomendasi dari pemerintah provinsi Jabar, sehingga pembangunan calon kota metropolitan tersebut harus dihentikan.
Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) meminta masyarakat tidak terburu-buru membeli properti di kawasan Meikarta, Cikarang. Apalagi, hingga saat itu mega proyek ratusan triliun itu masih belum jelas perizinannya.
“Kami mengimbau masyarakat menunda pemesanan atau membeli unit apartemen di Kota Meikarta, sampai jelas status perizinan dan legalitasnya. Jangan tergiur iming-iming janji fasum/fasos (Fasilitas Umum, Red) yang ditawarkan oleh pengembang,” ujar Ketua YLKI Tulus Abadi lewat siaran pers, Kamis (10/8) di Jakarta.
YLKI juga menduga Meikarta hingga saat ini belum memiliki dokumen Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Sementara managemen Meikarta sudah jor-joran melakukan promosi dan iklan di berbagai lini media.
“Meikarta jangan berdalih pihaknya sudah mengantongi IMB, padahal yang terjadi sebenarnya adalah baru pada proses tahap permohonan pengajuan IMB saja,” tegasnya.
MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama mengatur penggunaan gawai di lingkungan satuan pendidikan untuk menciptakan ruang…
MONITOR, Takengon — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memperkuat pemulihan usaha masyarakat terdampak…
MONITOR, Jakarta - Komnas Haji dan Umrah meminta keselamatan jemaah menjadi prioritas utama di tengah…
MONITOR, Pidie, Aceh – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bersama TikTok Shop by…
MONITOR, Bantul - Produksi padi pada demplot seluas 5 hektare yang dikembangkan Kelompok Tani Lestari…
MONITOR, Semarang - Gelaran Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional XXXI Tahun 2026 di Kota Semarang tidak…