Categories: NASIONALPEMERINTAHAN

Kemendagri Usul Dibentuk Sekretariat Bersama untuk Pengawasan Dana Desa

MONITOR, Jakarta – Untuk memperkuat pengawasan dana desa, Ditjen Bina Pemerintahan Desa (PMD) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Nata Irawan meminta untuk dibentuk sekretariat bersama. Ini berdasarkan hasil rapat BPK, BPKP dan Itjen Kemendagri.

“Jika dibentuk Sekretariat Bersama efektifitas penyelenggaran pemerintahan desa lambat laun bisa berjalan seperti yang kita harapkan,” kata Nata saat bertemu dengan Menteri Desa, Eko Putro di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta Pusat, Kamis (10/8).

Aparat pengawasan yang ada di provinsi, maupun di kabupaten/kota menjadi catatan penting dan harus diberdayakan secara optimal.

“Camat beserta Badan Permusyawartan Desa sebagaimana yang diamanatkan dalam UU harus diberikan peran untuk melakukan pengawasan,” ujarnya.

Nata memastikan pengawasan dari pusat sampai masyarakat sudah komperhensif. Jika ada segelintir masalah menjadi tanggungjawab dan tugas bersama.

Nata juga menyebutkan dirinya akan melakukan koordinasi dengan Sekjen Kemendes PDT dan Transmigrasi untuk mendiskusikan pasal-pasal yang dianggap krusial dan nantinya dapat memudahkan pelaksanaan pengawasan dana desa.

“Intinya kami ingin ada sekretariat bersama untuk pengawasan dana desa,” tutupnya.

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengatakan, pengawasan penggunaan dana desa masih minim. Untuk itu, ia juga mengajak masyarakat terlibat dalam pengawasan.

"Setelah mencermati seminggu ini kasus di Madura. Ada pernyataan KPK, pemerintah harus memperbaiki tata kelola di desa. Sebab, pengawasan dana desa masih minim," ujar Tjahjo.

Dikatakannya, ada opini dari presiden untuk melibatkan masyarakat dalam mengawasi penggunaan dana desa. Ia berharap ada evaluasi secara menyeluruh terhadap opini tersebut.

"Presiden juga memberikan opini bahwa masyarakat harus terlibat," ucapnya

Recent Posts

Kemenhaj Minta Jemaah Umtah Tenang Atas Terdampaknya Penerbangan Akibat Abu Vulkanik

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia mengambil langkah antisipatif untuk memastikan keselamatan,…

5 jam yang lalu

Kementan Ajak Alumni Peternakan Jadi Penggerak Hilirisasi dan Kesejahteraan Peternak

MONITOR, Purwokerto – Kementerian Pertanian (Kementan) mengajak perguruan tinggi, alumni, dan dunia usaha memperkuat kolaborasi…

5 jam yang lalu

Panen Demplot Pupuk Hayati Cair Organik di Kabupaten Bandung Naikkan Produksi Padi

MONITOR, Bandung – Para petani di Ciparay Kabupaten Bandung sumringah. Produksi padi yang menerapkan pupuk…

8 jam yang lalu

Wamenhaj Tekankan Revitalisasi KBIHU dan Pelindungan Jemaah dari Travel Bermasalah

MONITOR, Yogyakarta - Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Republik Indonesia menekankan pentingnya penguatan pelindungan…

13 jam yang lalu

Prodi K3 Polteknaker Raih Akreditasi Unggul dari LAM-PTKes

MONITOR, Jakarta - Program Studi Sarjana Terapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Politeknik Ketenagakerjaan (Polteknaker)…

1 hari yang lalu

Kemenhaj Gelar CAT PPIH 2027 Non Nakes Serentak, Gandeng BKN untuk Perkuat Transparansi

MONITOR, Jakarta — Kementerian Haji dan Umrah menggandeng Badan Kepegawaian Negara (BKN) dalam pelaksanaan Computer…

2 hari yang lalu