MONITOR, Jakarta – Kabar terhangat muncul dari Partai Golkar usai ditetapkannya Setya Novanto sebagai tersangka. Partai berlambang beringin itu memutuskan tidak akan menggelar Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) meskipun nantinya Ketua Umum Golkar Setya Novanto ditahan.
Hal itu disampaikan Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Idrus Marham. Idrus memastikan, partainya tidak akan mencari sosok pengganti Novanto selama belum ada putusan inkrah dari pengadilan.
"Enggak ada. Kami sepakat enggak ada," tegas Idrus kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (9/8).
Idrus kembali menyatakan, meskipun pimpinannya kini tengah disibukkan dengan penyidikan KPK, namun hal tersebut tidak akan mengganggu kinerja Partai Golkar.
Lebih lanjut Politikus asal Pinrang, Sulawesi Selatan, ini menyatakan kepemimpinan Golkar saat ini dijalankan olehnya beserta Ketua Harian Golkar Nurdin Halid. Kendati demikian, ia tetap mengaku masih intens berkomunikasi dengan Setya Novanto.
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI, Benny K Harman mendukung pengusutan 3 kasus…
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher menyoroti insiden meninggalnya seorang…
MONITOR, Jakarta - Organisasi kepemudaan Pemuda Banten Bersatu menyampaikan pernyataan sikap terkait upaya pengusutan kasus…
MONITOR, Jakarta - Pemerintah Republik Indonesia terus mendorong perluasan jaringan pasar industri domestik ke kancah…
MONITOR, Bekasi – PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) bersama Kepolisian dan Dinas Perhubungan Kabupaten Bekasi…
MONITOR, Jakarta - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menerima kunjungan kehormatan atau Courtesy Call (CC) Panglima…