MONITOR – Mantan bintang Barcelona dan Timnas Meksiko Rafael Marquez tiba-tiba menghebohkan publik dengan kabar berita miring. Ya, pemain sepakbola yang berposisi sebagai gelandang bertahan tersebut dikabarkan terlibat dalam jaringan besar bandar narkoba internasional yang bermarkas di Meksiko.
Setelah cukup lama tak terdengar kabarnya pasca hengkang dari Baulgrana Barcelona, Marquez sempat merumput kembali di Meksiko dan kembali bermain lagi di Eropa bersama tim Serie A Italia Hellas Verona pada musim 2014-2015 sebelum akhirnya hijrah ke New York Red Bulls dan Leon di Meksiko untuk mempersembahkan satu gelar juara liga sebelum pindah ke Atlas pada 2016 sampai sekarang.
Dilansir Antara dari APF, Kabar mengejutkan berhembus Rabu kemarin (9/8) saat Departemen Keuangan AS menuduh Marquez sebagai "orang terdepan" dalam jaringan besar perdagangan narkotika.
Marquez menjadi satu dari 22 orang dan 43 entitas yang terkena sanksi Departemen Keuangan AS karena kaitannya dengan sebuah kartel narkotika Guadalajara.
Masih Menurut Departemen Keuangan AS, Marquez disinyalir sudah lama menjalin kontak dengan bos kartel itu yang bernama Raul Flores Hernandez dan telah menghimpun asset dari perdagangan narkotika.
MONITOR, Sukabumi - Kementerian Pertanian (Kementan) terus memasifkan langkah strategis dan pendampingan lapangan guna memitigasi…
MONITOR, Jakarta — Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Kementerian Koperasi menghadirkan coaching clinic koperasi dalam kegiatan “Heritage in Motion:…
MONITOR, Bogor – Guru Besar IPB University, Prof. Yuli Retnani, menyoroti ketimpangan yang dinilai semakin tajam…
MONITOR, Jakarta - Pemerintah Republik Indonesia menyampaikan apresiasi atas bantuan Pemerintah Uni Emirat Arab melalui Zayed…
MONITOR, Bekasi — Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor memfasilitasi dialog antara manajemen PT Multistrada Arah…
MONITOR, Jakarta — Pemerintah bergerak cepat menjaga keberlangsungan usaha peternak ayam petelur rakyat di tengah fluktuasi…