Categories: NASIONALPOLITIK

Isu Reshuffle Lahirkan Manuver Miskin Etika

Oleh : Dahnil Anzar Simanjuntak*

 

Sewajarnya politik kekuasaan, segala cara dilakuan guna mencapai apa yang ingin diraih, setidaknya hal itu dapat menggambarkan kondisi kekinian saat 'yang berkepentingan' menyambut isu rencana reshuffle jilid III Kabinet Jokowi-JK.

Agaknya, prilaku mikin etika para politisi belakangan ini, juga terasa terkait dengan isu rencana reshuffle yang akan dilakukan oleh Presiden Joko Widodo.

Baru-baru ini beredar kabar bohong atau hoax yang ditujukan kepada para menteri, misal soal Menteri ESDM Ignasius Jonan yang diserang melalui foto bersama staf khususnya, Tiba-tiba ada pihak yang mendukung Mantan Menteri Perhubungan itu untuk mencalonkan diri sebagai Wakil Presiden.

(Baca: Kursi Panas Menteri ESDM dan Manuver Halalkan Segala Cara)

Isu reshuffle membuat sebagian pihak yang ingin menggeser atau bernafsu menjadi menteri pun rajin menebar politik kotor, melalui fitnah yang mengabaikan etika. Tengok saja, apa yang dialami Susi Pudji Astuti, Menteri Kelautan, Ignasius Jonan Menteri ESDM yang diterpa berbagai fitnah, Muhadjir Effendy Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.

Jika dibiarkan tentu praktik-praktik kotor dalam politik akan mengganggu ruang publik, mulai dari yang nyata hingga yang maya. Kondisi yang memang harus memaksa si empunya isu reshuffle segera bertindak guna meredam kabar bohong yang terus beredar menyudutkan nama seseorang.

Kekuasaan telah mengotori ruang publik kita dengan Hoax. Politik miskin etika ini sudah terlalu mengotori kehidupan sosial politik kita, penting buat Presiden Joko Widodo untuk menuntaskan rencana reshuffle untuk menghindari tambahan polemik kotor di ruang sosial politik kita. Kebisingan politik Indonesia yang cendrung tidak produktif ini terang menganggu, dan menghabiskan energi positif Indonesia untuk pembangunan. Sikap tegas dan terang Presiden penting, untuk menghindari polemik yang tidak produktif.

 

*Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah

Recent Posts

Mitigasi El Nino, Kementan Masifkan Pendampingan Swasembada Pangan Berkelanjutan di Sukabumi

MONITOR, Sukabumi - Kementerian Pertanian (Kementan) terus memasifkan langkah strategis dan pendampingan lapangan guna memitigasi…

4 jam yang lalu

Selvi Gibran Tinjau Coaching Clinic LPDB di Pontianak, Perkuat Akses Pembiayaan Koperasi dan UMKM

MONITOR, Jakarta — Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Kementerian Koperasi menghadirkan coaching clinic koperasi dalam kegiatan “Heritage in Motion:…

7 jam yang lalu

Guru Besar IPB Ungkap Ketimpangan Industri Perunggasan, Peternak Rakyat Disebut Paling Rentan Bangkrut

MONITOR, Bogor – Guru Besar IPB University, Prof. Yuli Retnani, menyoroti ketimpangan yang dinilai semakin tajam…

9 jam yang lalu

Zayed Foundation Serahkan Bantuan Sekitar USD 190.000 untuk 162 Jemaah Haji Indonesia

MONITOR, Jakarta - Pemerintah Republik Indonesia menyampaikan apresiasi atas bantuan Pemerintah Uni Emirat Arab melalui Zayed…

13 jam yang lalu

Wamenaker Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial di Multistrada

MONITOR, Bekasi — Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor memfasilitasi dialog antara manajemen PT Multistrada Arah…

13 jam yang lalu

Harga Telur Anjlok, Kementan Minta Segera Naik ke Rp26.500 per Kg, BGN Wajibkan Dapur MBG Serap Telur Peternak

MONITOR, Jakarta — Pemerintah bergerak cepat menjaga keberlangsungan usaha peternak ayam petelur rakyat di tengah fluktuasi…

15 jam yang lalu