Categories: EKONOMI

Gelar Disability Care, Telkom Serahkan Alat Bantu Bagi 5.200 Difabel

MONITOR,  Jakarta – Menutup rangkaian ulang tahun Telkom ke-52, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) melalui program Telkom Disability Care menyerahkan alat bantu bagi sebanyak 5.200 penyandang disabilitas pada kegiatan Telkom Disability Care – Charity Golf Tournament. Kegiatan ini dihadiri oleh Menteri BUMN Rini M. Soemarno, jajaran Kementerian BUMN, Direktur Utama Telkom Alex J. Sinaga, serta pelanggan korporasi TelkomGroup di Jakarta, Sabtu (5/8).

Pada kesempatan tersebut, Telkom melaksanakan penandatanganan kerja sama dengan Kick Andy Foundation dengan ruang lingkup kerja sama untuk menyelenggarakan kegiatan apresiasi Gantari Award kepada difabel berprestasi, bantuan pengembangan kewirausahaan dan penyaluran alat bantu untuk 5.200 difabel yang terdiri dari 720 kaki palsu, 52 alat bantu low vision, 52 audio book, 52 Al-Quran digital, 52 alat bantu dengar, serta 4.272 buku braille.

Rini M. Soemarno mengapresiasi pemberian bantuan ini sebagai wujud kehadiran BUMN di tengah-tengah masyarakat.

“Sudah selayaknya keberadaan BUMN dirasakan seluruh lapisan masyarakat, termasuk oleh penyandang disabilitas di Indonesia sebagai wujud BUMN Hadir untuk Negeri. Program seperti Telkom Disability Care ini patut diapresiasi dan didukung guna tercipta kesetaraan bagi para penyandang difabel. Program seperti ini diharapkan akan terus berlanjut, sehingga dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi bangsa”, ujar Rini M. Soemarno.

Sementara itu, Alex J. Sinaga menjelaskan bahwa Telkom Disability Care merupakan program tanggung jawab sosial perusahaan kepada masyarakat berkebutuhan khusus yang digagas Telkom sejak tahun 2016 lalu. “Telkom Disability Care merupakan upaya Telkom dalam meningkatkan daya saing para penyandang difabel melalui sejumlah program seperti bantuan dana pengembangan kewirausahaan, pemberian alat bantu difabel, disamping mempekerjakan para difabel serta pembuatan aplikasi khusus bagi sekolah-sekolah luar biasa (SLB). Hal ini guna mendorong kemandirian ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan para penyandang difabel di Indonesia,” jelas Alex J. Sinaga.

Melalui program Telkom Disability Care ini, Telkom juga menargetkan akan mempekerjakan sebanyak 152 tenaga kerja difabel di berbagai lini operasional TelkomGroup sesuai dengan kompetensi masing-masing.

Dengan dilaksanakannya program Telkom Disability Care yang didorong oleh semangat BUMN Hadir untuk Negeri, Telkom berharap dapat meningkatkan kesetaraan hidup para penyandang disabilitas di Indonesia. Selain itu, program ini diharapkan dapat menginspirasi masyarakat lain untuk senantiasa meningkatkan kepedulian kepada sesama, sehingga peningkatan kesejahteraan dan daya saing bangsa di era digital ini dapat terakselerasi melalui sinergi semua pihak.

Rini M. Soemarno mengapresiasi pemberian bantuan ini sebagai wujud kehadiran BUMN di tengah-tengah masyarakat. “Sudah selayaknya keberadaan BUMN dirasakan seluruh lapisan masyarakat, termasuk oleh penyandang disabilitas di Indonesia sebagai wujud BUMN Hadir untuk Negeri. Program seperti Telkom Disability Care ini patut diapresiasi dan didukung guna tercipta kesetaraan bagi para penyandang difabel. Program seperti ini diharapkan akan terus berlanjut, sehingga dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi bangsa”, ujar Rini M. Soemarno.

Sementara itu, Alex J. Sinaga menjelaskan bahwa Telkom Disability Care merupakan program tanggung jawab sosial perusahaan kepada masyarakat berkebutuhan khusus yang digagas Telkom sejak tahun 2016 lalu. “Telkom Disability Care merupakan upaya Telkom dalam meningkatkan daya saing para penyandang difabel melalui sejumlah program seperti bantuan dana pengembangan kewirausahaan, pemberian alat bantu difabel, disamping mempekerjakan para difabel serta pembuatan aplikasi khusus bagi sekolah-sekolah luar biasa (SLB). Hal ini guna mendorong kemandirian ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan para penyandang difabel di Indonesia,” jelas Alex J. Sinaga.

Melalui program Telkom Disability Care ini, Telkom juga menargetkan akan mempekerjakan sebanyak 152 tenaga kerja difabel di berbagai lini operasional TelkomGroup sesuai dengan kompetensi masing-masing.

Dengan dilaksanakannya program Telkom Disability Care yang didorong oleh semangat BUMN Hadir untuk Negeri, Telkom berharap dapat meningkatkan kesetaraan hidup para penyandang disabilitas di Indonesia. Selain itu, program ini diharapkan dapat menginspirasi masyarakat lain untuk senantiasa meningkatkan kepedulian kepada sesama, sehingga peningkatan kesejahteraan dan daya saing bangsa di era digital ini dapat terakselerasi melalui sinergi semua pihak.

Recent Posts

Harga Telur Anjlok, Kementan Minta Segera Naik ke Rp26.500 per Kg, BGN Wajibkan Dapur MBG Serap Telur Peternak

MONITOR, Jakarta — Pemerintah bergerak cepat menjaga keberlangsungan usaha peternak ayam petelur rakyat di tengah fluktuasi…

1 jam yang lalu

Kemenhaj Pastikan Layanan Jemaah Cepat, Responsif, dan Transparan

MONITOR, Jakarta — Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia (Kemenhaj) terus memperkuat transformasi digital dalam penyelenggaraan…

1 jam yang lalu

Wajah Baru Layanan Konsumsi Haji; Digital, Bergizi dan Terukur

MONITOR, Makkah - Kementerian Haji dan Umrah RI melalui Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab…

13 jam yang lalu

Kementan-Kemdiktisaintek Akselerasi Riset Kampus jadi Senjata Swasembada Pangan Berkelanjutan

MONITOR, Bogor - Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (PPVTPP)…

14 jam yang lalu

Puan Dorong Adanya Antisipasi dan Pengetatan Cegah RI Jadi Sarang Judi Online

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menekanankan pentingnya antisipasi untuk mencegah Indonesia menjadi…

14 jam yang lalu

Pemerintah Diminta Antisipasi Nilai Tukar Rupiah yang Kian Terpuruk

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika…

15 jam yang lalu