Categories: EKONOMIINDUSTRI

Hadirkan Layanan Hiburan Inovatif, Indosat Ooredoo Gandeng ICTA

MONITOR, Jakarta – Untuk menghadirkan layanan hiburan inovatif dengan berbagai keunggulan, Indosat Ooredoo Business melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) kerjasama strategis bersama ICTA (Indonesia Cable TV Association).

Penandatanganan ini dilakukan sebagai ujung tombak pengembangan sinergi antara Indosat Ooredoo Business dan ICTA yang saling menguntungkan dengan memanfaatkan potensi yang dimiliki oleh masing-masing pihak.

ICTA sebagai wadah berhimpunnya Cable TV Operator yang memiliki anggota kurang lebih 198 Cable TV Operator dengan izin usaha yang legal (memiliki IPP tetap dari kominfo) dan tersebar di seluruh Indonesia hingga tingkat kecamatan menyadari akan tantangan dan peluang tersebut. Bersama dengan Indosat Ooredoo Business ICTA sepakat untuk melakukan kerjasama strategis melalui program yang memadukan layanan TV berlangganan berkualitas dan layanan telekomunikasi yang dapat didukung oleh Indosat Ooredoo Business.

"Sebagai salah satu operator telekomunikasi terbesar di Indonesia, kami bangga dapat menjadi mitra ICTA dalam memanfaatkan ICT untuk mendukung perkembangan bisnisnya dan mengembangkan peluang bisnis bersama untuk kemajuan kedua belah pihak," ujar Feby Sallyanto.

"Dengan adanya kerjasama ini, ICTA berharap mampu memberikan kontribusi maksimal kepada anggota (Cable TV Operator) sehingga Cable TV Operator mampu meningkatkan pelayanannya kepada pelanggan dan juga menjadi salah satu kontribusi ICTA dalam membantu pemerintah untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi di bidang industry penyiaran dan industri kreatif serta membantu pemerintah dalam distribusi informasi seluas-luasnya bagi masyarakat," jelas Mulyadi Mursali.

Sebagai langkah awal, Indosat Ooredoo Business akan memberikan solusi dalam berkomunikasi yaitu berupa bundling smartphone yang dilengkapi paket komunikasi bisnis, serta paket Internet Dedicated dan Connectivity. Dengan solusi ini, komunikasi dan koordinasi menjadi lebih mudah, lebih bebas dan lebih efesien sehingga produktifitas dapat meningkat.

Recent Posts

JPPI: SPMB 2026 Masih Gagal Menjamin Hak Pendidikan Anak

MONITOR, Jakarta – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 kembali menuai kritik. Jaringan Pemantau…

6 jam yang lalu

Kampanye Produk Dalam Negeri, Kemenperin Ajak Masyarakat Pakai Peralatan Sekolah Lokal

MONITOR, Jakarta - Menyambut tahun ajaran baru 2026/2027, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengajak masyarakat untuk semakin…

9 jam yang lalu

Gus Hery Silaturahim ke Murid Langsung KH Hasyim Asy’ari, Mohon Doa Restu Ikhtiar Maju sebagai Ketua Umum PBNU

MONITOR, Bangka Belitung – Suasana hangat dan penuh kekhidmatan menyelimuti kediaman Mbah Sarmidi Mangunwilogo Cokrodiningrat,…

10 jam yang lalu

Komisi II DPR Sebut RUU Adminduk Pertegas Transformasi Layanan, NIK Akan Jadi Identitas Tunggal

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi II DPR RI Muhammad Khozin mengungkap bahwa Rancangan perubahan UU…

12 jam yang lalu

Masa Depan Indonesia Ditentukan oleh Keberanian Mengubah Paradigma Pembangunan dari Eksploitasi SDA ke Blue Economy

MONITOR, Banjarmasin - Masa depan Indonesia sangat ditentukan oleh keberanian mengubah paradigma pembangunan dari ekonomi…

13 jam yang lalu

MoU Penghentian Perang AS-Iran Dinilai Rapuh

MONITOR, Jakarta - Analisis Dunia Islam dan Timur Tengah (Timteng) Mahfuz Sidik mengatakan, seluruh negara…

14 jam yang lalu