Categories: EKONOMIENERGI

PHE Tandatangani Nota Kesepahaman dengan Universitas Hasanuddin

MONITOR, Jakarta – PT Pertamina Hulu Energi (PHE) dan Universitas Hasanuddin melakukan penandatanganan nota kesepahaman di bidang pendidikan, penelitian, pemanfaatan sumber daya manusia dan ilmu pengetahuan, serta pengabdian kepada masyarakat sesuai dengan fungsi dan wewenang masing-masing pihak.

Penandatanganan nota kesepahaman tersebut dilakukan oleh President Director PHE R. Gunung Sardjono Hadi dengan Rektor Universitas Hasanuddin Dwia A. Tina Pulubuhu di Rektorat Universitas Hasanuddin, Rabu (26/7). Penandatanganan tersebut disaksikan oleh Direktur Hulu PT Pertamina (Persero) Syamsu Alam, Direktur Eksplorasi PHE Rudy Ryacudu, dan Ketua Majelis Wali Amanat Universitas Hasanuddin Basri Hasanuddin.

Nota kesepahaman ini akan ditindaklanjuti melalui perjanjian kerjasama tersendiri yang akan membahas hal-hal teknis yang lebih spesifik. 

“Pengalaman anak-anak perusahaan PHE dalam pengembangan masyarakat ataupun teknologi yang telah diimplementasikan bisa juga diaplikasikan dengan berbagai program di Universitas Hasanuddin,” ujar Gunung.

Senada dengan Gunung, Dwia telah menyiapkan sejumlah program yang akan ditawarkan kepada PHE untuk ditindaklanjuti.

“Ketika lembaga pendidikan dan lembaga yang terlibat dalam pembangunan secara langsung bertemu pasti ada peluang besar di dalamnya. Yang paling penting adalah bagaimana pihak Universitas Hasanuddin dan PHE berkontribusi terhadap bangsa dan negara melalui kerjasama ini,”ujar Dwia.

Dwia menjelaskan sejumlah program yang dilakukan maupun rencana pengembangan universitas yang bisa dimaksimalkan oleh PHE, seperti kerjasama dalam kegiatan pendidikan, agrobisnis, pelestarian lingkungan, penelitian, ataupun sumber daya manusia. Beliau juga menyampaikan kesiapannya untuk menjadi penghubung bagi Pertamina jika ingin bekerjasama dengan universitas-universitas di kawasan Indonesia Timur.

Gunung berharap nota kesepahaman ini tidak hanya tertulis tapi juga direalisasikan dengan tindakan nyata.

Recent Posts

Lolos Karantina, 10.362 Ekor Ikan Hidup Asal Natuna Kembali Diekspor ke Hong Kong

MONITOR, Batam – Sebanyak 10.362 ekor ikan hidup asal Kabupaten Natuna kembali berhasil menembus pasar…

4 jam yang lalu

Rukun, Kompak dan Bahagia, Warga RT 03 Perumahan Muslim Alfalaah 3 Gelar Family Gathering

MONITOR, Cisarua - Dalam rangka mempererat hubungan silaturahmi sekaligus memperkuat rasa kebersamaan, warga Perumahan Muslim Alfalaah…

16 jam yang lalu

Pajak JHT Jadi Polemik, Legislator: Negara Harusnya Beri Rasa Aman ke Pekerja di Tengah Ancaman PHK

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI, Nurhadi menyoroti soal polemik pengenaan tarif pajak…

18 jam yang lalu

Komisi XIII DPR Soroti Pengadaan Gembok Ditjenpas yang Dalam 2 Tahun Capai Hingga Rp 92 M, Minta Ada Audit

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi XIII DPR RI, Pangeran Khairul Saleh menyoroti program pengadaann gembok…

18 jam yang lalu

Dorong Penanganan Karhutla, Prof Rokhmin: Edukasi Rakyat, Hukum Tegas Korporasi Pembakar Hutan

MONITOR, Jakarta – Anggota Komisi IV DPR RI sekaligus Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Kelautan…

1 hari yang lalu

Legislator Kecam Lagu ‘Lalaki Langit’ karena Dinilai Lecehkan Perempuan

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi VIII DPR RI, Selly Andriany Gantina mengecam lagu berjudul 'Lalaki…

1 hari yang lalu