Survei: Warga Riau Kurang Puas dengan Pemerintahan Petahana

MONITOR, Jakarta – Indonesia Network Election Survei (INES) melaksanakan "Survei Elektabilitas Tokoh Riau untuk Calon Bakal Gubernur Riau 2018-2023". Survei tersebut meneliti kriteria figur Gubernur Riau yang di harapkan masyarakat.

Ya, pesta demokrasi alias pemilu memang tidak lepas dari marketing politik, termasuk pada Pemilihan Kepala Daerah Provinsi Riau 2018 mendatang. Kandidat yang tampil dalam pemilihan tersebut harus mampu mendapatkan simpati masyarakat.

Dari hasil survey Kondisi Ekonomi dan Sosial Masyarakat Riau INES menemukan, berdasarkan kinerja Pemda Riau lima tahun terakhir dalam bidang ekonomi menunjukkan , sebanyak 27,3 persen masyarakat menyatakan keadaan ekonominya meningkat, 7,9 persen menyatakan tetap, sedangkan 64,8 persen dari 1984 responden mengatakan kondisi ekonominya memburuk.

"Artinya selama lima tahun terakhir kepemimpinan Gubernur Petahana Riau saat ini tidak berhasil dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Riau," kata Direktur Eksekutif INES dalam siaran pers, Selasa (24/7).

- Advertisement -

Untuk keadaan fasilitas dan prasarana pendidikan di Provinsi Riau, temuan survei menunjukkan 60,90 persen dari 1984 responden menilai bahwa dalam periode ini tidak berubah dari periode Gubernur yang lalu.

"Misalnya tidak adanya renovasi gedung sekolah yang telah rusak, ataupun pembangunan gedung sekolah yang baru serta kurangnya tenaga pengajar /guru. Akibatnya terjadi  ketimpangan kualitas pendidikan itu akan tetap jauh antara kecamatan terpencil dengan kecamatan di daerah perkotaan," terangnya.

Untuk urusan transportasi, hasil survei menunjukkan bahwa keadaan fasilitas sarana dan prasarana infrastruktur dan transportasi di Provinsi Riau sangat buruk, hal itu terekam dalam jawaban 60,7 persen responden. responden yang berpendapat keadaan fasilitas sarana prasarana dan infrastruktur tidak ada perubahan seanyak 15,8 persen. Sedangkan 23,8 persen lainnya menyatakan baik.

"Karena itu gubernur  Riau mendatang  perlu melakukan pengembangan dan peningkatan prasarana transportasi tersedianya Master Plan Transportasi, Rencana Umum Jaringan Transportasi Jalan (RUJTJ), dan Tataran Transportasi yang bersifat lokal," tandas Sutisna.

Survei tersebut dulaksanakan mulai 5-15 Juli 2017, dengan sampel berasal dari 135  kecamatan di seluruh Kab/kota di Provinsi Riau. Dengan jumlah sampel 1984 responden dengan tingkat kepercayaan sebesar 95%, margin eror +/-2,2%.

- Advertisement -

BERITA TERKAIT

TERPOPULER