MONITOR, Khobar – Saudi Arabian Airlines secara resmi mengumumkan, larangan untuk membawa laptop dan perangkat elektronik di kabin penerbangan langsung Arab Saudi-Amerika Serikat telah dicabut, Rabu (19/7).
Ya, pada Maret lalu AS memberlakukan pembatasan pada penumpang yang membawa laptop dari bandara tertentu di Timur Tengah dan Afrika Utara untuk alasan keamanan, namun ancaman keamanan tidak dijelaskan secara spesifik.
Dilansir Reuters, Administrasi Keamanan Transportasi AS (TSA) segera mengunjungi Arab Saudi guna memastikan langkah-langkah keamanan baru yang diumumkan bulan lalu telah di laksanakan.
Pencabutan larangan ini akan didasarkan pada konfirmasi visual oleh pejabat TSA yang meninjau langsung Bandara Riyadh.
Awal pekan ini, TSA mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan pemeriksaan ke bandara utama Saudi, King Abdul Aziz International Airport, yakni satu-satunya bandara Saudi yang menyediakan penerbangan langsung ke AS.
MONITOR, Jakarta - Penguatan kerja sama ekonomi biru antara negara-negara ASEAN dan China dinilai menjadi…
MONITOR, Makkah - Kementerian Haji dan Umrah terus memperkuat layanan bagi jemaah haji Indonesia di Arab…
MONITOR, Jakarta - Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan A. Purwantono tampil sebagai pembicara…
MONITOR, Depok - Yayasan Pendidikan Islam Adzikra berkolaborasi dengan Bank Mandiri Area Depok menggelar kegiatan…
MONITOR, Garut — Kementerian Ketenagakerjaan (Kementerian Ketenagakerjaan) menyiapkan pelatihan agroforestry terintegrasi bagi 500 warga Desa Karamatwangi,…
MONITOR - Mahasiswa Universitas Islam Depok, Sutan Akhyar Rajabi, berhasil meraih penghargaan Most Outstanding Participant…