Categories: HANKAMNASIONAL

Mbalelo Soal FDS, Presiden Diminta Copot Mendikbud

MONITOR, Jakarta – Program Full Day School yang di gagas Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhajir Effendi terus menuai kontroversi, meski sudah di ambil kebijakan Pemerintah melalui Presiden Jokowi untuk menunda pelaksanaan Permendikbud tentang FDS sembari menunggu Perpres yang sedang disusun untuk menjadi payung hukum Program Penguatan Pendidikan Karakter sesuai dengan Gerakan Nasional Revolusi Mental, tetap saja kontroversi terkait FDS masih saja menggelinding. 

Pasalnya, Muhajir Effendi di beberapa kesempatan, tetap saja menyatakan akan memberlakukan permendikbud tentang FDS, padahal yang bersangkutan telah di panggil oleh Presiden Jokowi bersamaan dengan Rais Aam PBNU K. H. Maruf Amin beberapa waktu lalu.  sikap ini jelas Mbalelo dan terkesan menegasikan keberadaan Presiden Jokowi. Presiden Jokowi tentu tidak sedang menunjukkan kekuasaannya ketika mengambil kebijakan menunda Pemberlakuan permendikbud tentang FDS dan akan menerbitkan Perpres, namun beliau tentu berdasarkan masukkan serta fakta terjadi nya penolakan yang serius dari masyarakat yang menolak Pemberlakuan Full Day School, Mendikbud telah terlalu jauh. 

Ridwan Darmawan, Ketua Persaudaraan Pengelola Madrasah Diniyyah Bogor mengatakan selayaknya Presiden Jokowi mencopot Mendikbud Muhajir Effendi. "Saya kira pak Muhajir layak di copot, masih banyak koq stok tokoh – tokoh pendidikan yang layak untuk berkhidmat mengurus dunia pendidikan kita sesuai Nawacita dan Gerakan Nasional Revolusi Mental" ujar Ridwan. 

Ridwan menambahkan,  Presiden jelas sudah mengintruksikan untuk membatalkan Permendikbud FDS, dan akan diterbitkan Perpres yang penyusunannya melibatkan seluruh unsur masyarakat dan organisasi masyarakat yang kompeten, koq Mendikbud memaksakan program itu tetap jalan, ini jelas pembangkangan". garam Ridwan. 

kami tetap menolak Pemberlakuan FDS, karena jelas akan memberangus keberadaan Madrasah-madrasah Diniyyah yang kami kelola yang telah ada sejak orang tua kami mendirikannya sebagai bagian dari khidmat orang tua kami bagi sumbangsih untuk Negeri. tutup Ridwan.

Recent Posts

Libur Paskah 2026, 352 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jabotabek, Jasa Marga Pastikan Layanan Optimal

MONITOR, Jakarta – PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat sebanyak 352.578 kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek pada…

11 jam yang lalu

Penerimaan Mahasiswa Baru PTKIN 2026 Kian Kompetitif, 143 Ribu Pendaftar Berebut Kursi Kampus Islam Berkelas Dunia

MONITOR, Surabaya – Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) semakin menunjukkan daya tariknya sebagai destinasi utama…

12 jam yang lalu

201 Ribu Kendaraan Melintas di Tol Regional Nusantara, Naik 10,14 Persen

MONITOR, Jakarta – Arus lalu lintas di sejumlah ruas tol yang dikelola Jasamarga Nusantara Tollroad Regional…

13 jam yang lalu

DPR RI dan Parlemen Inggris Perkuat Diplomasi Konservasi

MONITOR, Jakarta – DPR RI menerima kunjungan delegasi United Kingdom All-Party Parliamentary Group (APPG) on…

17 jam yang lalu

Menaker: Hubungan Industrial Harus Naik Kelas agar Pekerja Tak Tertinggal oleh AI

MONITOR, Jakarta — Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli, mengingatkan pekerja/buruh dan pengusaha agar tidak berhenti pada hubungan…

1 hari yang lalu

GNTI Salurkan Bibit Jagung, Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

MONITOR, Serang - Gerakan Nelayan Tani Indonesia (GNTI) kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung sektor pertanian…

1 hari yang lalu