Categories: HANKAMNASIONAL

Ketum PBNU: Jangankan yang Anti, Ormas yang Remehkan Pancasila juga Harus Dibubarkan

MONITOR, Jakarta – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH. Said Aqil Siradj mengapresiasi langkah pemerintah mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undamg (Perppu) No. 2/2017 tentang Perubahan atas UU No. 17/2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan (Ormas).

Menurut Said, Perppu Ormas tersebut sangat penting. Karena dengan Perppu tersebut, pemerintah bisa membubarkan Ormas yang anti Pancasila dan NKRI. 

"Jelas dong (Perppu penting), Ormas-ormas yang anti, jangankan anti, yang meremehkan, mengesampingkan Pancasila, harus dibubarkan menurut kita," kata Said di Kantornya, Jalan Kramat Raya 164, Jakarta Pusat, Kamis (13/7).

Menurutnya, jika tidak ditindak dari sedini mungkin, maka kelompok-kelompok anti Pancasila itu akan berkembang besar. Dan jika sudah semakin besar,  maka akan semakin susah untuk ditertibkan, apalagi saat ini adalah era yang sangat terbuka.

"Siapa yang ngira jumlah yang anti Pancasila sekarang sudah mencapai 9 persen lebih, katakan 10 persen lah (dari 250 juta penduduk Indonesia). Kan sudah sangat berbahaya, sudah 25 juta.  Dan yang pendukung ISIS udah 4 persen dalam surveinya beberapa LSM," ungkap Said. 

Karenanya, sejak dari jaman presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) Said meminta kepada Presiden dan Lemhanas, Pancasila harus diajarkan lagi dari SD, SMP, dan SMA. 

"Ya harus di ajarkan lagi, jadi pelajaran pokok di sekolah-sekolah. Tapi tidak seperti pada zaman Orde Baru, Pancasila dijadikan benteng kekuasaan," pungkasnya.

Recent Posts

Legislator Ingatkan Ada Ancaman Hukuman Bagi yang Beri Perlakuan Spesial ke Pelaku Pencabulan Santriwati

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi VIII DPR RI, Selly Andriany Gantina mengingatkan agar jangan ada…

2 menit yang lalu

Kementan Gerak Cepat Tangani Kasus Rabies di Maros

MONITOR, Jakarta – Kementerian Pertanian bergerak cepat menangani kasus gigitan anjing rabies di Kelurahan Cempaniga, Kecamatan…

8 jam yang lalu

FDIKOM UIN Jakarta Resmikan Common Room Pascasarjana, Dorong Kolaborasi dan Inovasi Akademik

MONITOR, Tangerang Selatan - Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIKOM) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta kembali…

8 jam yang lalu

Kemnaker Siap Dampingi Perusahaan Serap Tenaga Kerja Disabilitas

MONITOR, Blitar – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menegaskan komitmennya untuk terus mengawal pemenuhan hak kerja penyandang disabilitas…

8 jam yang lalu

Kementan Perkuat Stabilitas Harga Telur, Asosiasi Pastikan Kondisi Peternak Tetap Kondusif

MONITOR, Jakarta – Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) terus mempercepat…

9 jam yang lalu

Kemenhaj Fokus Perkuat Layanan Ibadah dan Perlindungan Jemaah di Arab Saudi

MONITOR, Jakarta — Kemenhaj terus memperkuat layanan bimbingan ibadah bagi jemaah haji Indonesia di Arab Saudi…

10 jam yang lalu