Categories: DAERAHJAWA TIMUR

Dukung Pembangunan Tol Pandaan-Malang, Ini yang dilakukan PLN Jatim

MONITOR, Surabaya – PT PLN (Persero) Distribusi Jatim mendukung rencana Pemerintah Provinsi Jatim yang segera menghubungkan jalur tol Pandaan kearah Malang sehingga bisa difungsikan saat lebaran Idul Fitri 2018.  

“Pemerintah Provinsi Jawa Timur menargetkan jalur tol Pandaan-Malang dapat difungsikan saat Lebaran 2018, kami siap mendukung kebutuhan listriknya,” kata Deputy Manager Komunikasi dan Bina Lingkungan PT PLN Distribusi Jawa Timur, Pinto Raharjo di Surabaya, Rabu (12/7).

Langkah yang dilakukan PLN saat mengetahui ada jalan tol yang akan beroperasi yakni  dengan pemasaran secara agresif ke pihak pengelolah, baik pemerintah maupun swasta.

“Saat jalan tol akan diresmikan kami akan mendekati pihak pengelolah tol apakah Jasa Marga atau swasta, agar kebutuhan listrik untuk penerangan jalur tol bisa segera dipenuhi,” terang Pinto.

Dicontohkan Pinto, seperti jalur Tol Surabaya-Mojokerto yang dibuka secara fungsional oleh Jasa Marga saat Lebaran 2017 lalu, dimana pihak mengelolah meminta PLN untuk segera menyambung aliran listrik di rest area tetapi gagal karena pengelolah belum menentukan lokasinya.

“Mereka meminta kami untuk memasang listrik di rest area, kami sangat siap tetapi mereka sendiri belum menentukan lokasinya sehingga perluasan area urung dilakukan,” tuturnya. 

Dikatakan Pinto, kebutuhan listrik jalan tol rata-rata 33.000-66.000 KVA tergantung panjang pendek jalurnya. “Kami sangat siap mendukung rencana Pak Gubernur karena kebutuhan listrik untuk jalan tol tidak terllu banyak,” ungkapnya.   

Seperti diberitakan dibeberapa media di Jatim, Pemprov menargetkan jalur tol Pandaan-Malang bisa digunakan meski bersifat fungsional.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Jatim, Gatot Sulistyo Hadi mengatakan, meski saat lebaran tahun depan jalur tol ini belum selesai 100 persen namun tetap bisa dilewati kendaraan sesuai peruntukannya.

Jalur tol yang memiliki panjang 38,48 kilometer tersebut diharapkan tuntas pengerjaannya pada akhir 2018, sekaligus dilakukan uji coba dan awal 2019 sudah berstatus operasional. Progres pembangunan hingga saat ini, mencapai 12 persen.

Recent Posts

Waka DPR Cucun Bicara Soal Darurat Kekerasan Seksual Buntut Pelecehan Santriwati

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal menyoroti berbagai kasus kekerasan seksual…

11 jam yang lalu

Operasional Haji Hari ke-16, Kemenhaj Fokus Pada Penguatan Layanan Bimbingan Ibadah

MONITOR, Jakarta - Memasuki hari ke-16 operasional penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriyah/2026 Masehi, Kemenhaj menegaskan…

13 jam yang lalu

JMM: Oknum Kiai Tersangka Pelecehan Seksual di Pati Layak Dikebiri

MONITOR, Jakarta — Jaringan Muslim Madani (JMM) mengecam keras dugaan kasus kekerasan seksual yang diduga…

15 jam yang lalu

Neraca Dagang RI Surplus 71 Bulan Beruntun, Ekspor Industri Pengolahan Jadi Penopang Utama Kuartal I 2026

MONITOR, Jakarta - Neraca perdagangan Indonesia kembali surplus USD 3,32 miliar pada Maret 2026. Capaian…

17 jam yang lalu

Transformasi Digital Berbuah Hasil, JMTO Raih Penghargaan Public Service Call Center CCSEA 2026

MONITOR, Jakarta - PT Jasamarga Tollroad Operator (JMTO) yang mengelola Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC)…

18 jam yang lalu

Kemenperin–Kemenpora Sinergi Pacu Daya Saing Industri Olahraga Nasional

MONITOR, Jakarta - Industri olahraga nasional memiliki potensi besar sebagai salah satu penggerak ekonomi yang mampu…

18 jam yang lalu