MONITOR, Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengatakan Pemerintah akan membahas lima isu krusial Revisi UU Penyelenggaraan Pemilu dengan DPR pada hari Kamis besok.
"Hari kamis ada rapat pansus. Pemerintah dengarkan masukan semua fraksi," ujar Tjahjo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (11/7).
Tjahjo juga berharap dari rapat dengan pansus Revisi UU Pemilu itu bisa dilakukan musyawarah untuk mencari solusinya. "Mudah-mudahan bisa musyawarah. Kami prinsipnya ingin musyawarah," kata Tjahjo.
Jika tidak, maka Tjahjo mengatakan nantinya ada dua opsi, yaitu dibawa ke paripurna untuk dilakukan voting atau Pemerintah menyatakan pendapat.
"Jadi opsinya hari kamis kami ingin dengarkan semua fraksi. Mudah-mudahan bisa musyawarah menyangkut lima poin tadi," kata Tjahjo.
Menurut Tjahjo, dari lima isu krusial RUU Pemilu, empat di antaranya sudah mulai mengerucut. Hanya tinggal soal ambang batas pencalonan presiden yang dipertahankan pemerintah 20-25 persen. Ini menjadi kepentingan politik parpol jangka panjang.
Prinsip pemerintah, kata dia pelaksanaan pemilu dengan presidential treshold selama ini berjalan demokratis dan lancar. “Kalau hal bagus ini kan sebaiknya dipertahankan, kalau bisa ditingkatkan bukannya diturunkan,” tambah dia.
MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal menyoroti berbagai kasus kekerasan seksual…
MONITOR, Jakarta - Memasuki hari ke-16 operasional penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriyah/2026 Masehi, Kemenhaj menegaskan…
MONITOR, Jakarta — Jaringan Muslim Madani (JMM) mengecam keras dugaan kasus kekerasan seksual yang diduga…
MONITOR, Jakarta - Neraca perdagangan Indonesia kembali surplus USD 3,32 miliar pada Maret 2026. Capaian…
MONITOR, Jakarta - PT Jasamarga Tollroad Operator (JMTO) yang mengelola Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC)…
MONITOR, Jakarta - Industri olahraga nasional memiliki potensi besar sebagai salah satu penggerak ekonomi yang mampu…