Categories: NASIONALPEMERINTAHAN

Hari Pertama di KTT G20, Ini Para Pemimpin Dunia yang Ditemui Jokowi

MONITOR – Mengawali agendanya pada kunjungannya ke  Jerman, Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Jumat (7/7) pagi sekitar pukul 08.00 waktu setempat atau pukul 13.00 WIB, dijjadwalkan akan melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri (PM) Australia Malcolm Turnbull, di Hotel Steigenberger, tempatnya menginap selama berada di Hamburg. Kemudian, dilanjutkan dengan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Belanda Mark Rutte, juga di hotel tersebut.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi mengatakan, selanjutnya Presiden Jokowi akan mulai melakukan kegiatan yang terkait dengan KTT G20, dengan menghadiri  leader retreat yang mengambil tema fighting terorism.

“Dalam leader retreat itu, Presiden Indonesia diminta untuk menjadi salah satu pembicara utama untuk tema fighting terorism,” kata Retno kepada wartawan di lobi Hotel Steigenberger, Hamburg, Jerman, Kamis (6/7) malam waktu setempat.

Terkait dengan materi bahasannya pada leader retreat tentang fighting terorism itu, Menlu Retno Marsudi mengatakan, Presiden akan berbicara mengenai situasi di Marawi, Filipina, dan juga bagaimana kerja sama counter terorism itu dapat dapat diperkuat di dalam konteks G-20 karena G-20 ini merupakan negara-negara yang besar.

“Jadi semakin besar kita juga akan semakin besar tanggung jawabnya. Jadi besok akan disampaikan,” ujar Retno.

Ia menegaskan, kerja sama yang akan dilakukan diharapkan merupakan kerja sama yang kuat konkret, dan pendekatan yang dilakukan oleh Indonesia selalu mencoba mengembangkan soft power.

Soft power itu, lanjut Menlu, antara lain misalnya mengenai deradikalisasi ditempatkan di dalam tembaga dalam organisasi kemasyarakatan. Melibatkan misalnya bahkan keluarga dari teroris itu sendiri untuk bersama melakukan preferensi narapidana teroris yang sudah insaf.

 Agenda KTT G-20, Besok

Mengenai agenda KTT G-20, Menlu Retno Marsudi mengemukakan, ada sesi pertama dalam bentuk working lunch ,dan tema yang akan diangkat untuk sesi pertama adalah global growth and trade. “Di situ juga Presiden akan menyampaikan intervensi ya,” ungkapnya.

Kemudian di antara sesi 1 working lunch dan sesi 2, menurut Menlu,  Presiden akan melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Spanyol. Kemudian yang selanjutnya Presiden akan hadir di dalam sesi 2 yaitu sustainable development climate and energy.

“Untuk kegiatan yang sifatnya substansi, hanya sampai sesi dua karena setelah itu acara selanjutnya adalah acara jamuan makan malam. Jadi kalau bisa di summary up untuk pertemuan bilateral besok Presiden akan ada tiga pertemuan bilateral Australia Belanda dan Spanyol,” jelas Retno

Recent Posts

Naskah Doa Menag dalam Sidang Tahunan-Sidang Bersama 2026

MONITOR, Jakarta — Menteri Agama Nasaruddin Umar memimpin doa dalam Sidang Tahunan MPR dan Sidang…

2 jam yang lalu

Kemenhaj Turun Tangan Lindungi 33 Jemaah Umrah Gagal Berangkat di Bandara Soetta

MONITOR, Tangerang - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) bergerak cepat memastikan hak dan pelindungan 33…

3 jam yang lalu

Kemnaker Siapkan Talenta Muda untuk Bangun Startup dan Ciptakan Lapangan Kerja

MONITOR, Bekasi — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyiapkan talenta muda agar mampu mengembangkan gagasan dan inovasi…

4 jam yang lalu

17 OTT KPK Jadi Alarm Demokrasi, LSAK Dorong Pembenahan Sistem Pilkada

MONITOR, Jakarta — Lembaga Studi Anti Korupsi (LSAK) menilai 17 operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan…

6 jam yang lalu

Kemenkop Tegaskan Hilirisasi Sawit Berbasis Koperasi, LPDB Koperasi Siapkan Dukungan Pembiayaan

MONITOR, Musi Banyuasin – Kementerian Koperasi Republik Indonesia menegaskan komitmennya memperkuat ekonomi kerakyatan melalui pengembangan…

1 hari yang lalu

Kemenhaj Periksa Bos PT TAS Akibat 120 Jemaah Gagal Berangkat dan 38 Jemaah Terkendala Kepulangan

MONITOR, Banjarmasin - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memeriksa PT TAS terkait dugaan pelanggaran penyelenggaraan perjalanan…

1 hari yang lalu