Categories: HANKAMNASIONAL

British Council Beri Penghargaan IELTS Prize 2017 kepada Dua Mahasiswa Indonesia

MONITOR, Jakarta – Organisasi internasional asal Inggris yang bergerak di bidang pendidikan dan kebudayaan British Council memberikan dana bantuan pendidikan British Council IELTS Prize 2017 kepada dua mahasiswa Indonesia yang akan melanjutkan studi ke luar negeri.

Masing-masing akan mendapatkan dana bantuan pendidikan sebesar 40 juta rupiah.

Kedua pemenang IELTS Prize 2017 tersebut adalah Harmawan Susetiyana yang akan melanjutkan pendidikan di University of Antwerp (Belgia) dengan jurusan Governance and Development (Local Institution and Poverty Reduction) dan Justin Nurdiansyah di Leiden University (Belanda) dengan jurusan International Civil and Commercial Law.

“Sebagai pintu awal untuk menempuh studi di level internasional, kami sangat bangga dengan fakta bahwa IELTS membantu mewujudkan mimpi jutaan mahasiswa untuk belajar di luar negeri,” kata Mark Walker, Regional Director British Council East Asia dalam jumpa pers di Jakarta, Kamis, 6 Juli 2017.

British Council IELTS Prize diluncurkan pada 2011 dan telah memberi dukungan kepada 170 mahasiswa di Asia Timur hingga tahun lalu. Setiap pemenang di 13 negara akan mendapat dana bantuan pendidikan senilai 40 juta rupiah dan akan dipilih juga tiga pemenang regional yang mendapatkan hadiah total sebesar 1 miliar rupiah.

Walker menambahkan, kebutuhan akan IELTS sebagai tes kemampuan berbahasa Inggris internasional semakin meningkat setiap tahunnya dengan 2,9 juta peserta tes pada tahun 2016, meningkat dari 2,7 peserta tes pada tahun sebelumnya. Selain itu IELTS memiliki keunggulan sebagai tes yang diakui di lebih dari 10.000 organisasi yang meliputi universitas, perusahaan swasta, dan otoritas imigrasi di seluruh dunia.

Sementara itu Direktur British Council di Indonesia Paul Smith menegaskan komitmen British Council dalam menyediakan akses yang setara dalam pendidikan, khususnya bagi para pelajar Indonesia yang hendak melanjutkan studinya ke luar negeri.

“Dalam beberapa tahun terakhir kami melihat tren peningkatan minat pelajar asal Indonesia untuk belajar ke luar negeri, termasuk ke Inggris. Tren ini akan berdampak positif terhadap ambisi ekonomi Indonesia di masa depan karena generasi muda Indonesia akan mendapatkan pengetahuan professional serta kemampuan dan pengalaman internasional yang bermanfaat ketika kembali ke tanah air,” kata Smith.

Senada dengan hal tersebut, salah satu penerima IELTS Prize 2017 Justin Nurdiansyah mengatakan bahwa IELTS merupakan sarana yang tepat untuk mengukur kemampuan berbahasa Inggrisnya untuk nantinya beradaptasi di lingkungan baru.

“Sebagai warga negara Indonesia yang tidak terlahir dengan penguasaan bahasa Inggris, saya harus memastikan bahwa kemampuan komunikasi saya tidak menjadi faktor penghambat dalam studi dan hidup di luar negeri nantinya,” kata Justin.

Di Indonesia sendiri, jumlah peserta tes IELTS pada tahun 2016 mengalami peningkatan sebesar 21 persen dari tahun sebelumnya. Sebagai salah satu lembaga resmi penyelenggara tes IELTS di Indonesia, British Council menyediakan dukungan bagi calon peserta IELTS, termasuk 30 jam gratis “Road to IELTS” berupa material praktik online secara gratis.

Selain itu, setiap bulannya British Council juga mengadakan IELTS Workshop di Jakarta sementara tes IELTS British Council diselenggarakan sebanyak 3 – 4 kali dalam satu bulan di enam kota besar di Indonesia (Jakarta, Bandung, Surabaya, Yogyakarta, Medan & Makassar).

Recent Posts

Naskah Doa Menag dalam Sidang Tahunan-Sidang Bersama 2026

MONITOR, Jakarta — Menteri Agama Nasaruddin Umar memimpin doa dalam Sidang Tahunan MPR dan Sidang…

3 jam yang lalu

Kemenhaj Turun Tangan Lindungi 33 Jemaah Umrah Gagal Berangkat di Bandara Soetta

MONITOR, Tangerang - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) bergerak cepat memastikan hak dan pelindungan 33…

4 jam yang lalu

Kemnaker Siapkan Talenta Muda untuk Bangun Startup dan Ciptakan Lapangan Kerja

MONITOR, Bekasi — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyiapkan talenta muda agar mampu mengembangkan gagasan dan inovasi…

5 jam yang lalu

17 OTT KPK Jadi Alarm Demokrasi, LSAK Dorong Pembenahan Sistem Pilkada

MONITOR, Jakarta — Lembaga Studi Anti Korupsi (LSAK) menilai 17 operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan…

7 jam yang lalu

Kemenkop Tegaskan Hilirisasi Sawit Berbasis Koperasi, LPDB Koperasi Siapkan Dukungan Pembiayaan

MONITOR, Musi Banyuasin – Kementerian Koperasi Republik Indonesia menegaskan komitmennya memperkuat ekonomi kerakyatan melalui pengembangan…

1 hari yang lalu

Kemenhaj Periksa Bos PT TAS Akibat 120 Jemaah Gagal Berangkat dan 38 Jemaah Terkendala Kepulangan

MONITOR, Banjarmasin - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memeriksa PT TAS terkait dugaan pelanggaran penyelenggaraan perjalanan…

1 hari yang lalu