Categories: NASIONALPEMERINTAHAN

Rangkaian Agenda Jokowi di Turki, Bertemu Erdogan sampai Pengusaha

MONITOR – Pada hari kedua kunjungannya di Turki, Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertemu dengan Presiden Recep Tayyip Erdogan, di Istana Kepresidenan Republik Turki, di Kota Ankara, Kamis (6/7) siang ini.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi dalam keterangannya kepada wartawan mengatakan, dalam kesempatan itu, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan akan melakukan sambutan resmi kenegaraan atas kunjungan Presiden Jokowi ke Turki. Selanjutnya, kedua kepala negara akan melakukan pertemuan yang sifatnya lebih terbatas yaitu pertemuan tete-a-tete (empat mata), yang dilanjutkan dengan pertemuan bilateral secara lebih luas.

“Acara kemudian akan dilanjutkan dengan penandatanganan sejumlah nota kesepahaman antara lain di bidang perdagangan dan kesehatan,” kata Retno kepada wartawan di lobi hotel tempat Presiden Jokowi dan rombongan menginap selama di Ankara.

Menurut Menlu, ada dua nota kesepahaman yang akan ditandatangani, yang pertama kerja sama di bidang kesehatan dan kedua peluncuran negosiasi Indonesia-Turkey Comprehensive Economic Partnership Agreement atau kita singkat IT-CEPA.

Kedua pemimpin tersebut, lanjut Menlu, juga direncanakan akan menggelar pernyataan pers bersama sebelum acara Jamuan Santap Siang Kenegaraan dimulai.

Bertemu Pengusaha
Menlu Retno Marsudi menambahkan, setelah acara di Istana Kepresidenan Turki selesai, Presiden Joko Widodo  dijadwalkan akan menerima sejumlah CEO Turki yang bergerak di bidang pertahanan, industri perkapalan, dan energi di Hotel JW Marriot, Ankara.

Setelah itu, Presiden akan menghadiri pertemuan terbatas dengan 25 CEO Turki di tempat yang sama. "Presiden akan bertemu dengan kalangan bisnis yang lebih luas. Kita tidak mengundang banyak orang tetapi hanya perusahaan-perusahaan besar yang sudah memiliki minat yang sudah sangat tinggi untuk melakukan kerja sama dengan Indonesia," ungkap Retno.

Pada sore harinya, Presiden Jokowi dan rombongan akan menuju Bandar Udara Internasional Esenboga, Ankara untuk kemudian bertolak menuju Hamburg, Jerman untuk menghadiri KTT G20 keesokan harinya.

Sebelumnya, pada Kamis (6/7) pagi ini, Presiden Jokowi dijadwalkan akan mengawali agendanya dengan kunjungan ke Mausoleum Ataturk (Anitkabir) yang merupakan makam Mustafa Kemal Ataturk, tokoh pendiri dan Presiden pertama Republik Turki. Di sana Presiden akan meletakkan karangan bunga yang merupakan salah satu acara rangkaian kunjungan kenegaraan di Turki.

Setelah dari Anitkabir, Presiden kemudian akan menuju Masjid Kotacepe, masjid terbesar di Ankara untuk bersilaturahmi dengan para ulama dan tokoh muslim Turki dan juga masyarakat Indonesia yang berada di Turki.

Turut mendampingi Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana Jokowi dalam kunjungan ini antara lain Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Kepala BKPM Thomas Lembong, dan Kepala BNPT Suhardi Alius. 

Recent Posts

Naskah Doa Menag dalam Sidang Tahunan-Sidang Bersama 2026

MONITOR, Jakarta — Menteri Agama Nasaruddin Umar memimpin doa dalam Sidang Tahunan MPR dan Sidang…

51 menit yang lalu

Kemenhaj Turun Tangan Lindungi 33 Jemaah Umrah Gagal Berangkat di Bandara Soetta

MONITOR, Tangerang - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) bergerak cepat memastikan hak dan pelindungan 33…

2 jam yang lalu

Kemnaker Siapkan Talenta Muda untuk Bangun Startup dan Ciptakan Lapangan Kerja

MONITOR, Bekasi — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyiapkan talenta muda agar mampu mengembangkan gagasan dan inovasi…

3 jam yang lalu

17 OTT KPK Jadi Alarm Demokrasi, LSAK Dorong Pembenahan Sistem Pilkada

MONITOR, Jakarta — Lembaga Studi Anti Korupsi (LSAK) menilai 17 operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan…

5 jam yang lalu

Kemenkop Tegaskan Hilirisasi Sawit Berbasis Koperasi, LPDB Koperasi Siapkan Dukungan Pembiayaan

MONITOR, Musi Banyuasin – Kementerian Koperasi Republik Indonesia menegaskan komitmennya memperkuat ekonomi kerakyatan melalui pengembangan…

24 jam yang lalu

Kemenhaj Periksa Bos PT TAS Akibat 120 Jemaah Gagal Berangkat dan 38 Jemaah Terkendala Kepulangan

MONITOR, Banjarmasin - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memeriksa PT TAS terkait dugaan pelanggaran penyelenggaraan perjalanan…

1 hari yang lalu