Categories: EKONOMIPERBANKAN

Jaringan BRI Bermasalah, Ini Sebabnya

MONITOR, Jakarta – PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) melakukan proses pemutakhiran data di seluruh sistem internal, Senin (3/7). 

Pada saat bersamaan, PLN melakukan pemadaman listrik. Hal ini tidak diantisipasi oleh BRI. Akibatnya, seluruh jaringan pelayanan BRI terganggu. 

Sekretaris Korporasi BRI Hari Siaga Amijarso, dalam siaran pers, mengatakan, suplai listrik telah kembali normal. Akan tetapi, pihak BRI sedang mengurus proses pemulihan seluruh sistem, sehingga butuh waktu agar semuanya kembali normal. 

Dia menambahkan, tim sudah menerima laporan keluhan nasabah. Permasalahan kegagalan transaksi sedang diidentifikasi.

”Kami meminta maaf atas ketidaknyamanan yang dialami nasabah atas kegagalan transaksi perbankan,” katanya.

Recent Posts

Kemenhaj Periksa Bos PT TAS Akibat 120 Jemaah Gagal Berangkat dan 38 Jemaah Terkendala Kepulangan

MONITOR, Banjarmasin - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memeriksa PT TAS terkait dugaan pelanggaran penyelenggaraan perjalanan…

2 jam yang lalu

Kementerian UMKM Koordinasi Lintas Sektor Perkuat Integrasi Layanan Terpadu SAPA UMKM

MONITOR, Jakarta — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memperkuat kolaborasi lintas kementerian dan…

2 jam yang lalu

Penjelasan Kemenag tentang Program Wakaf Saham Masjid Istiqlal

MONITOR, Jakarta - Penyataan Menteri Agama Nasaruddin Umar terkait Masjid Istiqlal, Wakaf Tunai, dan Bursa Efek…

17 jam yang lalu

Prof Rokhmin Soroti Iklim Investasi Indonesia: Investor Tertekan, Industri Melemah

MONITOR - Indonesia memiliki potensi pertumbuhan ekonomi hingga 10 persen per tahun. Namun, potensi tersebut…

18 jam yang lalu

Menteri UMKM: Bunga PNM Mekaar Turun Jadi 8 Persen Mulai September

MONITOR, Jakarta – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menyatakan suku bunga…

18 jam yang lalu

Menhaj Tegaskan Haji Nonkuota Wajib Punya Kepastian Visa, PIHK Diminta Perketat Tata Kelola

MONITOR, Malang — Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochammad Irfan Yusuf menegaskan penyelenggaraan haji nonkuota…

21 jam yang lalu