Categories: BISNISEKONOMI

Mudik 2017, Minat Masyarakat Gunakan e-Toll Rendah

Monitor, Jakarta – Pengelola jalan tol PT Jasa Marga mengatakan bahwa minat masyarakat menggunakan uang elektronik untuk membayar tarif tol atau e-Toll masih rendah yakni baru sekitar 28 persen padahal fasilitas ini dapat mengurai kemacetan antrean di gerbang tol.

"Kami melakukan gerakan nontunai. Kalau pakai e-money itu akan berkurang separuh waktunya sehingga bisa memperlancar lalu lintas. Sayang pemakaian e-toll ini baru 28 persen, padahal alatnya sudah 100 persen," kata Dirut PT Jasa Marga (Persero) Desi Arryani di Jakarta, Jumat (23/6).

Desi mengatakan seluruh gardu pada jalan tol yang dikelola Jasa Marga baik otomatis maupun manual sudah bisa menggunakan uang elektronik.

 

Untuk meningkatkan minat masyarakat menggunakan uang elektronik, Jasa Marga pun memberlakukan diskon tarif tol sebesar 20 persen untuk pengguna e-Toll pada mudik Lebaran 2017. Diskon ini berlaku pada tarif tol yang dioperasikan Jasa Marga dan berlaku saat H-3 sampai H+2 Lebaran.

 

Ia berharap masyarakat menyadari pentingnya penggunaan e-Toll saat perjalanan mudik.

 

Dalam upaya meningkatkan pelayanan transaksi, Jasa Marga juga menambah kapasitas gerbang tol. Gerbang Tol Cikarang Utama semula dari 13 gardu masuk dan 24 keluar, kini ditambah menjadi 20 gardu masuk dan 30 keluar.

 

Jasa Marga juga akan mefungsikan gardu yang dapat diputar balik "reversible" di Gerbang Tol Cileunyi dan Manyaran.

"Jika ada antrean panjang, transaksi jemput kendaraan akan diberlakukan," kata Desi.

Untuk pengendalian beban lalu linta di ruas jalan tol, Jasa Marga akan menempatkan alat ukur kepadatan atau "remote traffic microwave sensor" (RTMS) di beberapa lokasi. Rekayasa lalu lintas dengan kepolisian pun akan dilakukan jika terjadi kemacetan. 

"Buka tutup jalan dilakukan pada titik arah Rorotan menuju Cikampek," kata dia. (Antara)

Recent Posts

Kementan Tegaskan Pelaku Perunggasan Komitmen Lakukan Perbaikan Harga Ayam Broiler

MONITOR, Jakarta – Kementerian Pertanian (Kementan) terus memperkuat upaya menjaga keseimbangan sektor perunggasan nasional di…

7 jam yang lalu

HKTI Lumajang Kawal Ketat LP2B, Tegaskan Tak Boleh Ada Alih Fungsi Lahan Produktif

MONITOR, Lumajang – Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Lumajang menegaskan komitmennya mengawal implementasi kebijakan…

7 jam yang lalu

3 Negara Diguncang Gempa Hebat, Puan Sampaikan Simpati dan Tekankan Perlindungan WNI

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan rasa simpati atas musibah bencana gempa…

15 jam yang lalu

Menhaj Buka IEE 2026, Tegaskan Transformasi Haji dan Umrah Harus Berpihak kepada Jemaah

MONITOR, Jakarta - Menteri Haji dan Umrah Moch. Irfan Yusuf menegaskan transformasi penyelenggaraan haji dan umrah…

21 jam yang lalu

Waka Komisi VII DPR: Kebijakan Bebas Visa Kunjungan Dapat Buka Lapangan Kerja

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Evita Nursanty, menyoroti polemik antara Kementerian…

22 jam yang lalu

Rokhmin Dahuri bekali Anggota DPRD dan DPC PDIP Paradigma Ekonomi Biru Atasi Krisis Pembangunan

MONITOR, Makassar – Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia dengan lebih dari 17 ribu pulau,…

23 jam yang lalu