Sudirman Said Dinilai miliki Semua Kriteria Kepemimpinan Gubernur Jawa Tengah

Monitor, Pemalang – Sejumlah lembaga survei merilis hasil survei mengenai pemilihan gubernur jawa tengah 2018 mendatang. Hasilnya terdapat beberapa kriteria dambaan masyarakat jawa tengah soal sosok yang pantas menduduki kursi Gubernur. 

Dari hasil survei Pupuli Center misalnya yang dilakukan pada 15-23 Mei 2017 di 35 kabupaten/kota di Provinsi Jawa Tengah dengan jumlah sampel sebanyak 800 responden dan dipilih secara acak (multistage random sampling). 

Survei dengan Margin of error  sebesar -/+ 3,39 persen tersebut menyebut beberapa kriteria kepemimpinan yang didambakan masyarakat Jawa Tengah yaitu masing-masing berpengalaman memimpin di pemerintah, merakyat, bersih dari korupsi, taat beribadah dan putra daerah dan lain-lain.

Ketua Kaukus Pemuda Pantura Jawa Tengah, Rojaul Huda mengatakan bahwa dari kriteria kepemimpinan tersebut diatas sosok mantan menteri ESDM, Sudirman Said adalah figur yang ideal memenuhi kriteria tersebut. 

"Beliau berpengalaman di pemerintahan, tegas dan lurus serta bersih dari tindakan korupsi saat menjadi menteri ESDM. Saya kira untuk hal tersebut beliau sangat teruji," Kata Rojaul dalam rilis yang diterima Monitor, Selasa (20/6).

Rojaul yang juga mahasiswa pasca sarjana FISIP Universitas Indonesia (UI) tersebut menambahkan Sudirman Said merupakan figur yang religius. Kepribadian Sudirman Said yang mengedepankan sikap "Ungguh-ungguh" menurut Huda juga menjadi nilai penting yang menggambarkan masyarakat Jawa Tengah. 

"Beliau selain sebagai seorang profesional juga merupakan figur yang memiliki religiusitas tinggi," tambahnya.

Sementara untuk kriteria sebagai putra asli daerah, Sudirman Said tegas Huda adalah putra aseli daerah jawa tengah dari Brebes yang memiliki kontribusi yang tak sedikit dalam memajukan daerahnya seperti membangun komunitas-komunitas penggerak ekonomi kecil menengah.

"Yang terpenting lagi beliau aseli putra daerah yang merakyat. Memiliki kontribusi dalam memajukan dan mengembangkan daerahnya secara nyata dan konsisten," pungkasnya.

Recent Posts

Kemenhaj Umumkan Daftar Jemaah Haji Khusus Berhak Lunas 1448 H/2027 M

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Republik Indonesia resmi merilis Daftar Jemaah Haji…

8 jam yang lalu

OASE III PTKIN di UIN Sunan Kalijaga, Mahasiswa Kembangkan Inovasi Pengelolaan Limbah dan Pemanfaatan Sumber Daya Berbasis Ekoteologi

MONITOR, Yogyakarta - Kompetisi OASE III PTKIN 2026 di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, berbagai cabang…

8 jam yang lalu

OASE III PTKIN 2026 Berakhir Gemilang: Bukti Kampus Islam Siap Bersaing di Kancah Sains dan Teknologi Global

MONITOR, YOGYAKARTA — Ajang bergengsi Olimpiade Agama, Sains, dan Riset Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri…

1 hari yang lalu

Belajar dari Kampus Peringkat Kedua Nasional THE, PTKIS Perkuat Sistem Penjaminan Mutu Internal

LPM UIN Sunan Kalijaga Berbagi Strategi Implementasi SPMI Berdasarkan Permendiktisaintek Nomor 10 Tahun 2026 MONITOR,…

2 hari yang lalu

Soroti 7 Persoalan Tata Kelola, Rokhmin Dahuri Dorong Reformasi Cagar Biosfer Indonesia

MONITOR, Wakatobi - Pengakuan UNESCO terhadap suatu kawasan sebagai cagar biosfer tidak otomatis menjamin keberhasilan…

2 hari yang lalu

Hasil Ubinan BPS, Panen Padi di Cirebon Tembus 9,2 Ton per Hektare berkat Aplikasi Pureplant

MONITOR, Cirebon - Hasil panen padi petani di Blok Makam Kidul, Desa Ujunggebang, Kecamatan Susukan…

2 hari yang lalu