Monitor, Wonosobo – Presiden Joko Widodo (Jokowi) membagikan 1.054 Kartu Indonesia Pintar (KIP) kepada siswa-siswi SD, SMP, SMA/SMK, di Gedung Sasana Adipura, Kabupaten Wonosobo, Sabtu (17/6) pagi.
Dalam kesempatan tersebut, Jokowi menjelaskan jumlah uang yang diberikan melalui KIP untuk anak-anak Sekolah Dasar (SD) sebesar Rp450 ribu, Sekolah Menengah Pertama (SMP) Rp750 ribu, dan SMA/SMK Rp1 juta.
Presiden mengingatkan agar dana KIP digunakan untuk hal-hal yang berkaitan dengan kebutuhan sekolah. Seperti membeli buku, sepatu, seragam sekolah, tas sekolah, dan tidak boleh digunakan untuk membeli pulsa.
“Nanti kalau ketahuan ada yang beli pulsa dengan anggaran Kartu Indonesia Pintar ini, kartunya dicabut,” ujar Presiden Jokowi.
Dalam kesempatan itu, Presiden meminta anak-anak untuk terus rajin belajar agar yang SD bisa naik ke SMP, dari SMP naik ke SMA/SMK, dan SMA/SMK bisa naik ke perguruan tinggi.
“Tugas anak-anak adalah belajar, belajar,” tegasnya.
Sebelumnya Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy melaporkan jumlah KIP yang dibagikan, terdiri atas 432 KIP untuk anak SD, 141 orang SMP, 132 orang SMA, dan 239 orang SMK, peserta kesetaraan. Masing-masing 5 orang paket A, 15 orang paket B, dan 90 orang paket C
MONITOR, Madiun - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Republik Indonesia mendorong penyelenggaraan Expo UMKM &…
MONITOR, Makassar — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memperkuat ekosistem kewirausahaan daerah melalui…
MONITOR, Semarang - Pengembangan Al-Qur’an Isyarat di Indonesia terus bergerak maju, mulai dari aspirasi komunitas…
MONITOR, Jakarta – Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar melantik Direktur Jenderal (Dirjen) Pesantren pertama serta empat…
MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menegaskan bahwa Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2026 tentang Pelindungan Pekerja…
MONITOR, Jakarta — Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) meluncurkan hotline pengaduan “Bongkar Mafia Haji dan…