Sabtu, 21 Mei, 2022

Sama Seperti di Jakarta, Gerindra dan PKS Pastikan Jalan Bareng di Pilgub Jabar

Monitor, Jakarta – Koalisi sukses mengusung Anie Baswedan – Sandiaga Uno sebagai calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta rupanya membuat Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Gerindra termotivasi untuk kembali berkoalisi. Kali ini mereka mengincar posisi di Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat 2018 mendatang.

Kepastian koalisi dua partai yang berada diluar pemerintahan tersebut dipastikan oleh Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Barat Mulyadi di Bandung pada Senin malam (12/6). Mulyadi juga memastikan bahwa koalisi antara partainya dengan PKS adalah komitmen politik yang lebih dari sekadar koalisi yang hanya berjalan singkat.

"Dengan adanya komitmen koalisi ini, maka kami bersepakat untuk bergandengan bersama untuk meraih kemenangan di Pilgub Jabar. Ini merupakan bagian dari aktivitas, menjadi road map sebagai tanggung jawab kita," kata Mulyadi usai bersilaturahmi ke Kantor DPW PKS Jawa Barat.

Mulyadi menambahkan, dari hasil pertemuan itu, nota kesepahaman akan ditandatangani oleh badan pemenangan pemilu kedua partai.

- Advertisement -

"Nota kesepahaman ini akan ditindaklanjuti oleh kedua badan pemenangan Pilkada di masing-masing partai. Konteks aktivitas ini ada di masing-masing badan pemenangan pilkada baik di Gerindra maupun PKS," ujarnya.

Menurut Mulyadi, saat ini Gerindra dan PKS sedang membahas sejumlah strategi pemenangan secara umum pada Pilgub Jawa Barat 2018, sedangkan soal siapa kandidatnya, Mulyadi menyerahkannya kepada DPP partai.

"Kami masih menghargai proses di masing-masing partai, menunggu keputusan masing-masing DPP," ungkapnya.

Sementara itu, Ketua DPW PKS Jawa Barat Ahmad Syaikhu menyebut silaturahmi pengurus DPD Partai Gerindra Jawa Barat kepada pihaknya adalah sinergi untuk memenangkan Pilgub Jawa Barat 2018 dan Pilkada Serentak 2018.

"Pertemuan ini salah satu poin pentingnya menyamakan frekuensi, untuk nomor satu atau nomor dua kami cair dan rasional melalui survei," kata Syaikhu. (Ant)

- Advertisement -

BERITA TERKAIT

TERPOPULER