Categories: EKONOMI

Safari Ramadhan, Perum Jamkrindo Berbagi Santunan Anak Yatim

Monitor, Tarakan – Direktur Utama Perum Jamkrindo Diding S. Anwar melakukan safari Ramadhan ke Pondok Pesantren Hidayatullah di Tanjung Selor, Kalimantan Utara, Senin, 12 Juni 2017. Perjalanan ke ibukota provinsi termuda ini cukup menguras energi karena harus melewati laut dan sungai.

Diding tiba di Tarakan, Kalimantan Utara pada Senin pagi didampingi Kepala Divisi Perencanaan dan Pengembangan Erna Zubaida. Orang nomor satu di Perum Jamkrindo ini terlebih dahulu berkunjung ke Kantor Cabang Tarakan, dan memberi pengarahan kepada karyawan di sana.

Perjalanan dilanjutkan ke Pelabuhan Tengkayu Tarakan. Dari sana, rombongan naik perahu motor menuju Tanjung Selor. Kepala Kantor Wilayah VIII (Banjarmasin) Achmad Muchlison, Kepala Kantor Cabang Tarakan Iskandar Permana dan beberapa karyawan ikut dalam rombongan.

Hampir dua jam rombongan berayun di atas perahu melewati laut dan kemudian sungai, hingga akhirnya tiba di Tanjung Selor. Sore harinya, setelah istirahat sebentar, Dirut Perum Jamkrindo dan jajaran mengunjungi toko kerajinan khas Dayak dan membeli beberapa oleh-oleh di sana.

Sesampainya di Pondok Pesantren Hidayatullah, Diding S. Anwar kagum melihat komplek pesantren yang luasnya mencapai 7 hektar. Ada sekitar 230 santri yang belajar di sana. Dalam kesempatan itu, Perum Jamkrindo memberikan bantuan dana untuk pembangunan masjid, pondok pesantren, santunan kepada para santri, serta rencana membangun Taman Bacaan.

Diding menjelaskan, Perum Jamkrindo sebelumnya telah mendirikan Taman Bacaan di SD Negeri 02 dan SD Negeri 03 Sembalun, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB). Saat ini Taman Bacaan Sekolah telah rampung dibuat, dimana di dalamnya terdapat diantaranya buku pelajaran, buku cerita anak, buku ilmu pengetahuan, satu unit komputer, dan rak buku.

Perum Jamkrindo juga memberikan pelatihan yakni pelatihan administrasi pengelolaan Taman Bacaan dan pelatihan minat baca bagi masyarajat Lombok Timur.

”Saya menargetkan, Taman Bacaan di Pondok Pesantren Hidayatullah ini sudah selesai paling lambat pada Juli 2017. Kalau di Sembalun banyak buku cerita, nanti Taman Bacaan di sini lebih banyak buku-buku pelajaran agama,” jelas Diding.

Dirut Perum Jamkrindo juga berpesan kepada para santri, selain memperdalam ilmu agama, juga belajar berwirausaha. Dia berharap para santri bisa memegang peranan penting dalam perekonomian di Provinsi Kalimantan Utara yang belum lama berdiri.

”Provinsi terbaru ini memiliki potensi sumber daya alam yang sangat besar. Ekonominya bisa sangat maju. Para santri harus ikut berperan,” katanya. Sebagai BUMN bidang penjaminan kredit, Perum Jamkrindo siap menjadi penjamin kredit bagi modal usaha yang dijalankan para santri.

M. Irsan Sulaiman selaku Ketua Yayasan menyambut baik bantuan yang diberikan Perum Jamkrindo. Bantuan tersebut sangat bermanfaat bagi kegiatan di Pondok Pesantren Hidayatullah, yaitu pendidikan dan dakwah. 

Recent Posts

Menhaj Tegaskan Haji Nonkuota Wajib Punya Kepastian Visa, PIHK Diminta Perketat Tata Kelola

MONITOR, Malang — Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochammad Irfan Yusuf menegaskan penyelenggaraan haji nonkuota…

6 menit yang lalu

Bantah Dakwaan KPK, Gus Alex: Saya Harus Melawan, Kalau Diam Saya Berdosa

MONITOR, Jakarta — Mantan Staf Khusus Menteri Agama, Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex, menyatakan…

1 jam yang lalu

Panglima TNI Tekankan Pemimpin Harus Adaptif dan Tepat Ambil Keputusan Hadapi Ancaman Multidomain

MONITOR, Bandung — Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menekankan pentingnya kemampuan adaptif, visioner, analitis,…

2 jam yang lalu

Kemnaker Siapkan Akses Pelatihan dan Kerja bagi Penyintas Penyalahgunaan Narkoba

MONITOR, Bogor — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyiapkan akses pelatihan dan kesempatan kerja bagi penyintas penyalahgunaan…

4 jam yang lalu

Ultimatum Importir Pakan, Mentan Amran: Mainkan Harga, Izin Dicabut

MONITOR, Surabaya — Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman melontarkan peringatan keras kepada importir pakan…

4 jam yang lalu

Kemenag Bangun Kembali MIN 5 Pidie Jaya yang Hilang Pasca Banjir Senilai Rp 12 Miliar

MONITOR, Pidie Jaya - Menteri Agama RI Nasaruddin Umar melakukan peletakan batu pertama pembangunan gedung…

4 jam yang lalu