Monitor, Bekasi – Striker Persib Bandung asal Inggris, Carlton Cole, menilai insiden kerusuhan laga kandang Bhayangkara FC melawan Persib, Minggu malam, di Stadion Patriot Chadrabaga Kota Bekasi sebagai mimpi buruk dunia persepakbolaan.
"Kejadian ini mimpi buruk untuk persepakbolaan. Saya menyaksikan aksi anarkisme yang luar biasa malam ini," katanya seperti dilansir dari Antara usai pertandingan. Minggu (4/6/2017).
Cole mengaku baru kali ini melihat anarkisme penonton yang saling baku hantam di tribun timur stadion hingga meringsek masuk ke dalam lapangan untuk memprotes langsung wasit dan pemain Persib di menit ke 83 pertandingan.
"Saya juga melihat ada penonton yang menyalakan flare hingga melempar pemain dengan botol plastik dan sampah," katanya.
Menurut dia, aksi kekerasan para penonton itu tidak selayaknya ditunjukan di muka umum hingga menganggu jalannya permainan.
Cole menganggap insiden yang menimbulkan puluhan korban luka itu sebagai bentuk ketidakdewasaan penonton dalam menerima hasil pertandingan.
"Kondisi seperti ini sangat jauh berbeda dengan suporter internasional yang sudah dewasa dalam menyikapi hasil pertandingan," katanya.
Seperti diketahui, Kerusuhan itu bermula saat Bhayangkara FC menciptakan gol kedua pertandingan di menit ke 81 yang membuat oknum Bobotoh kecewa dengan kepemimpinan wasit dan bek belakang Persib hingga meringsek masuk ke dalam lapangan dan melempar flair serta botol plastik. (Ant)
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi VI DPR RI, Mufti Anam meminta Pemerintah dan PT PLN…
MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Andi Iwan Darmawan Aras menekankan pentingnya…
MONITOR, Tangerang Selatan - Ikatan Alumni UIN Syarif Hidayatullah Jakarta (IKALUIN) memberikan IKALUIN Award 2026…
MONITOR, Kediri – Pengasuh Pondok Pesantren Al Falah Ploso, Kediri, Jawa Timur, KH. Fahim Royani,…
MONITOR, Serang — Program Studi Ilmu Pemerintahan Universitas Pamulang (Unpam) Kampus Serang menggelar Seminar Nasional…
MONITOR, Mataram – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus memperluas akses pembiayaan bagi pengusaha…