Categories: DAERAHJABAR-BANTEN

Raih WTP Dua Kali Berturut-turut, Kinerja Bupati Lebak Dipuji

Monitor, Lebak – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, Rabu (31/5/2017) kemarin, memberikan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) tahun 2016 kepada Pemerintah Provinsi Banten. BPK memberikan predikat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) kepada tujuh Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LPKD) Provinsi Banten.

Ya, salah satu  dari tujuh daerah yang laporan keuanganya di beri predikat WTP yakni Kabupaten Lebak, Opini WTP yang diterima Lebak itu merupakan predikat tertinggi kedua yang diberikan BPK. Atas predikat tersebut, kinerja Pemkab Lebak mendapat pujian dan apresiasi.

Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Vivi Sumantri Jaya Baya mengaku bangga dan apresies atas predikat yang diraih Pemkab Lebak. Terlebih predikat tersebut merupakan predikat kedua yang diterima Lebak dari BPK RI.

“Sebagai orang Lebak saya bangga Kabupaten Lebak dua kali mendapat predikat WTP, seperti kita ketahui tidak mudah untuk mendapatkan predikat WTP apalagi sampai dua kali berturut-turut,” kata Vivi kepada Monitor, Kamis (1/6/2017).

Menurut Vivi, predikat tertinggi BPK yang diberikan kepada Pemkab Lebak itu tak lepas dari hasil kerja keras Bupati dan Satuan Kerja dan Perangkat Daerah (SKPD) Kabupaten Lebak.

“WTP membuktikan kerja keras dan komitmen Bupati Lebak Hj. Iti Octavia Jayabaya bersama seluruh SKPD untuk membangun Kabupaten Lebak dengan tata kelola keuangan yang transparan, akuntabel, efisien dan efektif,” tutur Anggota DPR dari daerah Pemilihan Banten I (Lebak – Pandeglang) itu.

Politisi perempuan yang juga merupakan sepupuh dari Bupati Lebak itu berharap Kabupaten Lebak bisa lebih maju lagi. “Semoga kedepanya Kabupaten Lebak dapat lebih maju lagi,” harapnya.(HS)

Recent Posts

Rektor UIN Jakarta Ajak Civitas Academica dan Publik Jaga Negeri

MONITOR, Jakarta - Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Asep Saepudin Jahar, mengajak seluruh civitas academica…

51 menit yang lalu

Respons Tuntutan Publik, Delapan Fraksi Sepakat Evaluasi Tunjangan DPR

MONITOR, Jakarta - Gelombang aksi unjuk rasa mahasiswa dan elemen masyarakat yang menolak besarnya gaji…

4 jam yang lalu

Eko Patrio dan Uya Kuya Resmi Dinonaktifkan dari DPR

MONITOR, Jakarta - DPP Partai Amanat Nasional (PAN) secara resmi menonaktifkan Eko Hendro Purnomo alias…

5 jam yang lalu

GUSDURian Nilai Kapolri Gagal Bertanggung Jawab atas Kekerasan Aparat Terhadap Demonstran

MONITOR, Jakarta – Jaringan GUSDURian menilai Kapolri gagal bertanggung jawab atas berulangnya tindakan represif yang…

6 jam yang lalu

NasDem Berhentikan Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach dari DPR RI

MONITOR, Jakarta - Ketua Umum Partai NasDem memutuskan untuk menon-aktifkan Ahmad Sahroni dan Nafa urbach…

6 jam yang lalu

Redam Energi Kemarahan Massa, Pemerintah Diminta Lebih Aktif Libatkan Tokoh Agama

MONITOR, Jakarta - Mantan Aktivis 98, Arif Mirdjaja mengimbau agar pemerintah lebih aktif lagi melibatkan…

7 jam yang lalu