Categories: NASIONAL

Raih Opini WTP, Politisi Demokrat Ini Apresiasi Kinerja Pemprov Banten

Monitor, Jakarta – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI untuk yang pertama kalinya memberikan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Provinsi Banten tahun Anggaran 2016.  Atas raihan tersebut, sejumalah tokoh mengaku bangga dan mengapresiasi kinerja Pemprov Banten.

Anggota DPR RI, Vivi Sumatri Jaya Baya mengaku bangga atas raihan tersebut. Menurutnya Opini WTP merupakan apresiasi tertinggi yang diberikan BPK RI terhadap penyajian laporan keuangan negara yang patut dipertahankan.

“Saya mengapresiasi predikat WTP yang diterima Pemprov Banten, semoga pencapaian itu bukan akhir dari kinerja dan manajemen keuangan Provinsi Banten,” kata Vivi melalui pesan singkat kepada Monitor, Kamis (1/6/2017).

Dengan diraihnya Opini WTP oleh  Pemprov Banten, politikus Partai Demokrat itu berharap bisa menjadi penambah spirit bagi pegawai agar bisa meningkatkan kinerjanya.

“Jadi harus dijadikan sebagai cambuk untuk tetap mempertahankan reputasi dan kinerja agar tetap bisa menjaga mandat rakyat terutama di bidang keuangan negara,” tutur Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR RI itu.

Sebelumnya, Gubernur Banten, Wahidin Halim mengaku merasa beruntung atas predikat WTP yang di sandang Banten. Pasalnya, belum satu bulan dirinya menjabat, Pemprov Banten sudah mendapatkan opini WTP dari BPK.

Prestasi WTP, kata Wahidin, merupakan hasil dari sepak terjang dan kerja keras Sekretaris Daerah (Sekda) beserta jajaranya dalam menata dan mengelola administrasi keuangan termasuk aset daerah dengan baik, benar, sesuai aturan dan prosedur.

“Saya hanya finisng touch aja, memberikan arahan di minggu-minggu terakhir ketika teman-teman sedangn menyelesaikan, dan memang sebelumnya tata kelola keuangannya sudah baik,” kata Wahidin dalam rapat paripurna istimewa, di Gedung DPRD Banten, Rabu (31/5/2017) kemarin.

Wahidin meminta Opini WTP yang diraih Pemprov Banten dipertahankan dan ditingkatkan. Wahidin beserta Wakil Gubernur dan jajarannya, lanjut dia, berjanji untuk meningkatkan pengelolaan keuangan, penggunaanya, penyerapan atau peruntukannya, termasuk pemiliharaan dan pengelolaan aset hingga pelaporannya.

“Kita akan mempertahankan WTP ini dan menutup ruang-ruang korupsi, karena WTP tidak berarti tidak ada korupsi, WTP hanya bersifat administrasi keuangan. Prestasi ini kami pertahankan selama menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur,”tutupnya.(HS)

Recent Posts

Sidak Kemenhaj Jakarta Timur, Wamenhaj Dahnil Tegaskan Tak Ada Toleransi untuk Penyimpangan Haji

MONITOR, Jakarta — Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak melakukan inspeksi mendadak…

4 jam yang lalu

Puan Minta Kebakaran Bromo Segera Ditangani Total, Ingatkan Pentingnya Keselamatan Warga dari Karhutla

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani mendorong Pemerintah segera menyelesaikan persoalan kebakaran hutan…

11 jam yang lalu

Percepat Perlindungan Peternak Rakyat, Kementan: Aspirasi Peternak Kami Dengar, Solusi Harus Segera Dirasakan

MONITOR, Jakarta — Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan terus bergerak melindungi peternak ayam petelur rakyat yang menghadapi…

13 jam yang lalu

Wamenaker Minta Daerah Fokus Kembangkan Kompetensi Green Jobs

MONITOR, Tanjung Jabung Barat — Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor meminta pemerintah daerah mulai menyiapkan…

13 jam yang lalu

Menteri UMKM Pastikan Status Usaha Mikro Beri Manfaat bagi Pengemudi Ojol

MONITOR, Jakarta - Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman memastikan penetapan pengemudi ojek…

13 jam yang lalu

Kemenag Matangkan Persiapan PPSN 2026 di Malang

MONITOR, Malang — Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Direktorat Pendidikan Pesantren menggelar Rapat Koordinasi Perkemahan…

22 jam yang lalu