Categories: BALI-NUSA DUADAERAH

Bupati Lombok Barat Buka Puasa Bareng KAHMI

Monitor, Giri Menang, Rabu 31 Mei 2107 – Bupati Lobar H. Fauzan Khalid sore tadi (31/5) melaksanakan kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama Keluarga Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (Kahmi) Lobar. Hadir pada kesempatan itu  di antaranya Sekda NTB Rosiyadi Sayuti dan Dr. Hary Azhar Azis, salah seorang anggota presidum Kahmi nasional dan ratusan anggota HMI Lobar.

Bupati sendiri pada kesempatan itu tidak banyak memberikan sambutan. Ia hanya menyampaikan ucapan selamat datang sekaligus rasa bahagia dapat bertemu dengan para anggota Kahmi.

Sementara itu Dr Hary Azhar dalam sambutannya menceritakan tentang pendidikan yang dilaluinya dulu dimana kuliah pada waktu itu memakan waktu lama hingga belasan tahun.

Dulu waktu usia 31 thn 1987, ujarnya, pernah ditawari jadi anggota dewan oleh 2 partai. Ia kemudian melakukan shalat istikharah dan pilihannya jatuh pada menuntut ilmu. Kuatnya niat menuntut ilmu ini didasari keyakinan bahwa Allah menjamin orang yang beriman dan berilmu akan diangkat derajatnya. "Kekuasaan, harta, pengaruh, popularitas akan datang dengan sendirinya kalau berilmu," ujarnya.

Dijelaskan, dirinya datang dari keluarga pedagang kue dan kacung bola, dan tidak terbayang bisa jadi sukses seperti sekarang ini. "Ini semua karena ilmu," ulangnya.

Untuk itu ia minta pemerintah menggenjot anak-anak muda untuk terus menimba ilmu sampai setinggi-tingginya karena ini adalah kewajiban pemerintah.

Diceritakan Dr Hary, dulu waktu ke Mesir ia membandingkan antara mahasiswa Indonesia dan Malaysia yang sekolah di sana. Jumlah mahasiswa Indonesia adalah 3.000 orang sedangkan malaysia 30 ribu orang. Mahasiswa Indonesia yang dibiayai negara hanya 5 persen sedangkan malaysia 90 persen.

"Sampai kiamat kita tidak bisa lebih hebat dari Malaysia kalau seperti ini," ujarnya. Untuk itu ia berharap pemkab mau menganggarkan untuk membiayai siswa untuk sekolah di tempat yang hebat supaya mereka jadi orang berilmu. Sebab bukan tidak mungkin nanti ada Presiden dari NTB. "Jangan bunuh masa depan anak muda NTB dengan tidak menyekolahkan mereka di tempat hebat," pungkasnya. 

Recent Posts

Stafsus Menag Sambangi Ponpes Hamalatul Qur’an Sukoharjo, Tawarkan Trauma Healing untuk Santri

MONITOR, Sukoharjo – Kementerian Agama (Kemenag) RI menegaskan komitmennya untuk hadir memberikan pelayanan, pembinaan, dan…

17 jam yang lalu

OASE III PTKIN 2026 Resmi Dibuka Menag, Dorong Integrasi Sains dan Nilai Agama

MONITOR, Yogyakarta - Ajang Olimpiade Agama, Sains, dan Riset (OASE) III Perguruan Tinggi Keagamaan Islam…

21 jam yang lalu

Kementan Percepat Penyerapan Telur, Peternak Mikro dan Kecil Jadi Prioritas

MONITOR, Jakarta – Kementerian Pertanian (Kementan) mempercepat penyerapan telur ayam ras senilai Rp30 miliar melalui…

1 hari yang lalu

Kementerian UMKM Salurkan Bantuan Alat Produksi untuk Pulihkan Usaha Pascabencana di Aceh

MONITOR, Jakarta - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus mengupayakan pemulihan aktivitas usaha…

1 hari yang lalu

Dari Ketahanan Keluarga hingga Kompetensi Digital, Ini Tiga Tantangan Strategis Penghulu

MONITOR, Tangerang Selatan - Kepala Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BMBPSDM) Kementerian…

1 hari yang lalu

Desak Kasus Penyadapan Ilegal Diusut Tuntas, MUI Ingatkan Larangan Tajassus dalam Islam

MONITOR, Jakarta – Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendesak aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus dugaan…

1 hari yang lalu