Categories: NASIONALPEMERINTAHAN

Kemenpora Evaluasi Capaian ISG untuk Sea Games 2017 dan Asian Games 2018

Monitor, Jakarta – Usai menerima laporan hasil evaluasi Islamic Solidarity Games (ISG) 2017 Baku, Azerbaijan dari Ketua Satlak Prima Achmad Soetjipto dan pimpinan pengurus pusat, pengurus besar (PP/PB) cabang olahraga serta beberapa perwakilan stakeholders olahraga, Sesmenpora Gatot S Dewa Broto menilai capaian prestasi di ISG 2017 merupakan batu loncatan untuk menuju SEA Games Malaysia Agustus mendatang dan Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang.
 
Ia menilai kegagalan Kontingen Indonesia di ISG 2017 bukan semata-mata karena faktor tuan rumah. "Kami memahami persoalan yang ada berdasarkan laporan ini capaian itu masih dalam koridor untuk menuju Asian Games 2018 dan SEA Games 2017, kenapa tidak bisa juara umum ya itu juga identik dengan faktor tuan rumah tapi bukan berarti jadi juara umum harus tuan rumah karena di Asian Games 2018 kita hanya mampu menarget di peringkat 8 atau 10 besar," ujarnya di Lantai 10 Kantor Kemenpora, Selasa (30/5) sore.

Meski demikian Sesmenpora tetap membuka pintu kepada para stakeholders olahraga untuk tetap berkomunikasi terkait kendala teknis dan non-teknis menuju multi even selanjutnya. "Kuncinya hanya masalah komunikasi saja," tuturnya.
 
Menurutnya, hasil kontingen Indonesia di ISG 2017 dapat di jadikan ajang pemanasan mengadapi SEA Games dan Asian Games dan masih on the right track. "Lawan berbeda sekali misalnya di renang, kemudian adanya beberapa nomor yang tidak dipertandingkan seperti wushu dan yang terpenting bahwa secara psikologis ada durasi waktu untuk atlet, jadi kalau di habiskan waktunya di ISG (selisih 3 bulan dengan SEA Games) maka pic atlet itu akan turun untuk itu lebih baik ISG ini sebagai pemanasan yang terukur dan di SEA Games juga harus di jaga pic nya guna menghadapi Asian Games 2018," tambahnya.
 
Sebagai info, Kontingen Indonesia menempati posisi ke-8 dengan koleksi 6 medali emas, 29 medali perak, dan 23 medali perunggu (total 58 medali) pada kompetisi multi even antar negara-negara Islam di dunia yang berlangsung 12 hingga 22 Mei 2017 lalu. 

Tuan rumah Azerbaijan keluar sebagai juara umum dengan total 75 medali emas, 50 medali perak, dan 36 medali perunggu (total 161 medali). Pada ISG 2013 lalu Indonesia selaku tuan rumah ISG keluar sebagai juara umum dengan raihan 36 medali emas, 35 perak, dan 34 perunggu. Ajang ISG selanjutnya dijadwalkan akan berlangsung di Kota Istanbul Turki pada 2021.

Recent Posts

Puan Minta Kebakaran Bromo Segera Ditangani Total, Ingatkan Pentingnya Keselamatan Warga dari Karhutla

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani mendorong Pemerintah segera menyelesaikan persoalan kebakaran hutan…

2 jam yang lalu

Percepat Perlindungan Peternak Rakyat, Kementan: Aspirasi Peternak Kami Dengar, Solusi Harus Segera Dirasakan

MONITOR, Jakarta — Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan terus bergerak melindungi peternak ayam petelur rakyat yang menghadapi…

4 jam yang lalu

Wamenaker Minta Daerah Fokus Kembangkan Kompetensi Green Jobs

MONITOR, Tanjung Jabung Barat — Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor meminta pemerintah daerah mulai menyiapkan…

4 jam yang lalu

Menteri UMKM Pastikan Status Usaha Mikro Beri Manfaat bagi Pengemudi Ojol

MONITOR, Jakarta - Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman memastikan penetapan pengemudi ojek…

4 jam yang lalu

Kemenag Matangkan Persiapan PPSN 2026 di Malang

MONITOR, Malang — Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Direktorat Pendidikan Pesantren menggelar Rapat Koordinasi Perkemahan…

14 jam yang lalu

Legislator Duga Ada ‘Dalang’ di Balik Penyebaran Video Hoaks Demo

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Andreas Hugo Pareira menyoroti maraknya penyebaran…

14 jam yang lalu