Jangan Kaitkan Bom Kampung Melayu dengan Agama Tertentu

Monitor, Jakarta – Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, berduka dengan tindakan biadab teror Kampung Melayu yang terjadi pada Rabu malam (24/5).

"Kami berdoa semoga korban yang meninggal dunia Husnul Khotimah dan keluarganya bersabar," Kata Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak. 

Dahnil Meminta aparatur untuk mengusut tuntas dan jujur siapa dibalik pelaku teror tersebut. Dan, menghimbau semua pihak untuk tidak mengaitkan bom kampung Melayu dengan agama tertentu.

"teror tidak memiliki agama, tidak ada agama yang mengajarkan teror, apalagi membunuh orang lain yang tidak bersalah," tegasnya.

Pemuda Muhammadiyah lanjut Dahnil ingin mengetuk nurani siapa pun dalang terorisme selama ini di Indonesia, saya memohon dengan sangat hentikan praktik "ternak teroris" yang mengancam kehidupan dan keadaban Indonesia, yang berdampak terhadap Kehidupan Anak bangsa dipenuhi praktik saling curiga dan ketertakutan. 

"Sekali lagi, saya memohon, Siapa pun kalian, Mohon stop "ternak teroris"," pungkasnya.

Recent Posts

Kemenag Matangkan Persiapan PPSN 2026 di Malang

MONITOR, Malang — Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Direktorat Pendidikan Pesantren menggelar Rapat Koordinasi Perkemahan…

6 jam yang lalu

Legislator Duga Ada ‘Dalang’ di Balik Penyebaran Video Hoaks Demo

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Andreas Hugo Pareira menyoroti maraknya penyebaran…

7 jam yang lalu

Rumah Warga Kampung Sesor Rampung 100 Persen, Bukti Nyata TMMD Ke-129 Kodim 1807/Sorong Selatan

MONITOR, SORONG SELATAN – Pembangunan Rumah ke-1 Type 36 Semi Permanen di Kampung Sesor, Distrik Wayer,…

7 jam yang lalu

Tinjau TKM di Purwakarta, Kemnaker Pastikan Bantuan Modal Usaha Berdampak

MONITOR, Purwakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) meninjau secara langsung perkembangan usaha penerima bantuan modal Tenaga…

10 jam yang lalu

Soroti Manuver Hukum Mantan Jampidsus, Hendardi: Jangan Alihkan Perhatian dari Substansi Perkara

MONITOR, Jakarta — Ketua Dewan Nasional SETARA Institute, Hendardi, menilai manuver komunikasi yang dilakukan tim…

11 jam yang lalu

Ekonomi Jabar Tembus Rp3.040 Triliun, Prof Rokhmin Dorong KAHMI Ubah Modal Sosial Jadi Kekuatan Produktif

MONITOR, Bandung - Besarnya ekonomi Jawa Barat belum otomatis berbanding lurus dengan kesejahteraan masyarakat. Di…

12 jam yang lalu