Undang PSI ke Istana, Gerindra Tuding Jokowi Curi Start Kampanye

MONITOR, Jakarta – Wakil Ketua Umum Gerindra Ferry Juliantono menganggap Joko Widodo telah mencuri start dalam berkampanye ketimbang Prabowo Subianto.

Dikatakannya, Hal tersebut terlihat ketika pada saat Jokowi mengundang Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ke Istana Negara pada Kamis (1/3) lalu.

"Kalau Prabowo kan belum keliling. Beda dengan Jokowi yang sudah melakukan kampanye. Yang kemarin memanggil sejumlah partai," kata Ferry pada diskusi bertajuk 'Jokowi, Pilpres dan Kita' di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (3/3).

Menurutnya, pada saat Jokowi mengundang  kepengurusan partai pokitik ke istana negara hal tersebut telah mengindikasikan ada upaya dari Jokowi untuk menaikan tingkat elektabilitasnya yang semakin menurun.

“Tapi gelagat Jokowi mengambil semua partai ini ada kecendrungan mengajak semua partai,” ujar Ferry.

Seperti diketahui, Jokowi menerima pengurus DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Istana Negara. Tiga pengurus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yakni Ketua  Umum PSI Grace Natalie, Sekjen PSI Raja Juli Antoni, dan ketua DPP PSI Tsamara Amany. Ketiganya diajak berbincang banyak hal dengan jokowi.

Adapun pertemuan tersebut diakui oleh Ketua Umum PSI Garace Natalie, membahas banyak hal yaitu salah satunya membicarakan isu politik , UU MD3 sampai pembicaraan untuk memberi dukungan kepada Jokowi.

“Kita ngobrolin banyak hal terkait dengan politik terkini dengan UUMD3 serta dukungan kepada pak Jokowi,” kata Grace, Jumat kemarin (2/3)