Tiba di Solok, Presiden Bagi-Bagi Ribuan Kartu Indonesia Pintar

MONITOR, Solok –​ Setelah menempuh perjalanan panjang Kabupaten Dharmasraya – Solok, Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana tiba di Tablang, Kabupaten Solok.

Keduanya disambut meriah oleh ribuan pelajar pemilik Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan ibu-ibu pemegang kartu Program Keluarga Harapan (PKH), Jumat (9/2).

Pada kesempatan itu, Presiden akan menyerahkan bantuan KIP kepada 1.173 pelajar mulai dari SD hingga SMA/SMK dan program kesetaraan. Melalui kebijakan KIP, pemerintah berharap agar seluruh anak Indonesia mendapatkan akses pendidikan yang layak.

“Kita syukuri bahwa pemerintah bisa memberikan Kartu Indonesia Pintar ini, agar anak-anak semuanya bisa bersekolah,” ujar Presiden, dalam keterangan pers yang diterima MONITOR.

Jokowi pun menjelaskan skema pembiayaan bagi para pelajar melalui KIP itu. Kepada para pelajar tingkat SD, diberikan dana bantuan sebesar Rp450 ribu per tahun. Untuk pelajar SMP, diberikan Rp750 ribu. Sedangkan untuk tingkat SMA maupun SMK, diberikan dana bantuan sebesar Rp1 juta.

Sementara itu kepada 1.500 penerima PKH, Presiden mengatakan bahwa dana yang tersedia pada kartu PKH ini adalah Rp1,89 juta.

Dana yang ada di PKH hanya boleh digunakan untuk keperluan gizi dan pendidikan anak-anak. “Beli rokok boleh? Tidak boleh,” ujar Kepala Negara.

Tampak hadir mendampingi Presiden, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Menteri Sosial Idrus Marham, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar, Gubernur Sumatra Barat Irwan Prayitno, Bupati Solok Gusmal dan Komisaris Utama BRI Andrinof Chaniago.