Tanggapi Kartu Kuning, Relawan Jokowi Ingatkan Mahasiswa Harus Visioner

MONITOR, Jakarta – Ketua Umum Pro Jokowi (PROJO) Budi Arie mengatakan, aksi Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia (UI) Zaadit Taqwa yang memberikan kartu kuning kepada Presiden Jokowi merupakan bentuk ekspresi mahasiswa.

"Mahasiswa itu harus kritis. Kalau nggak kritis itu ya bukan mahasiswa,” kata Budi Arie Setiadi dalam diskusi dua arah, sebagaimana pantauan MONITOR, Rabu (7/2).

Menurutnya, mahasiswa juga harus belajar dari sejarah dan menjadi anak muda yang visioner bukan reaksioner.

“Mahasiswa harus visioner bukan reaksioner, kalau saya mentornya, anak muda harus visioner,” tegas Budi.

Bahkan ia sempat membandingkan,  masa pemerintahan Presiden Jokowi dan pemerintah sebelumnya.

“Pak Jokowi kan tidak tersinggung atas aksi tersebut, malah pak Jokowi berterima kasih. Coba jaman Orde Baru, apa yang terjadi?” tandasnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menanggapi dengan santai polemik kartu kuning yang dikeluarkan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia (UI) Zaadit Taqwa.

Presiden Jokowi bahkan berencana mengirim pengurus BEMI UI ke Kabupaten Asmat, Papua.

“Mungkin nanti ya, mungkin nanti saya akan kirim semua ketua dan anggota di BEM untuk ke Asmat, dari UI ya,” kata Presiden Jokowi, usai menghadiri Haul Majemuk Masyayikh di Pondok Pesantren Salafiyah Safi`iyah Sukorejo, Situbondo, Jawa Timur, Sabtu (3/2/2018).