Sesmenkop UKM Lantik 71 Pejabat Eselon Baru

MONITOR, Jakarta – Sebuah jabatan adalah suatu amanah yang harus diemban dengan penuh tanggungjawab sesuai tugas pokoknya masing-masing. Apalagi, saat mendapat jabatan tersebut sudah dilengkapi dengan sumpah jabatan sesuai agama masing-masing. Hal itu ditegaskan Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Agus Muharram saat melantik 71 pejabat baru (Eselon II, III, IV) Kementerian Koperasi dan UKM, di Jakarta, Jumat (8/12).

Agus menambahkan, Kemenkop dan UKM sudah diberikan tugas sebagai perumus kebijakan, koordinasi, dan evaluasi, dari pelaksanaan program Kemenkop dan UKM. "Untuk itu, Menteri Koperasi dan UKM berpesan agar kita semua harus bekerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas, dan kerja ikhlas. Dengan dibarengi rasa gotong-royong dan kerja bersama. Karena, tidak ada keberhasilan tanpa kerjasama, dan sebuah sistem kerja itu saling terkait satu sama lain", jelas Agus.

Agus juga berharap agar seluruh jajarannya untuk jangan menunda-nunda pekerjaan. "Kalau sudah menunda biasanya lupa, kalau sudah lupa biasanya terlambat. Saya berharap itu tidak terjadi disini", tegas Agus.

Menurut Agus, sesuai arahan Presiden Jokowi saat acara di Istana Bogor pada penyerahan DIPA sudah mengingatkan jangan sampai program-program atau kegiatan itu berulang seperti tahun-tahun sebelumnya di kementerian dan lembaga. Pasalnya, saat ini sudah dibatasi kegiatan yang sifatnya Rapat Diluar Kantor (RDK) , kemudian rapat-rapat koordinasi, hingga perjalanan dinas. "Saat ini, sistem laporan keuangan sudah semakin canggih diarahkan ke dalam sistem e-audit", imbuh Agus lagi.

Oleh karena itu, Agus menekankan jajarannya harus sudah mahir dalam menggunakan sistem elektronik, atau sistem komputer dalam melaksanakan pekerjaannya. "Jika masih ada yang buta atau gagap teknologi, maka kita akan tertinggal. Jadi, nanti dari Biro Umum akan memberikan pelatihan sistem informasi, kemudian juga pelatihan-pelatihan e-budgeting, hingga e-audit. Pokoknya semua yang berkaitan dengan elektronik", kata Agus.

Dalam kesempatan itu pula, Agus mewanti-wanti seluruhnya untuk menghindari penyelewengan-penyelewengan dan penyalahgunaan anggaran agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. "Karena saudara-saudaralah yang nanti akan menggantikan kepemimpinan kami, khususnya yang muda-muda. Tahun depan, ada enam orang Eselon 1 dan tujuh orang Eselon 2 akan pensiun Jadi, para pejabat baru harus benar-benar menjaga kementerian ini dengan sebaik-baiknya, terkait integritas, kerja keras, dan gotong royong", pungkas Agus.