PPP Pesimis Gatot Bisa Dongkrak Elektabilitas Jokowi

MONITOR, Jakarta – Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani mengatakan kalau pihaknya merasa begitu pesimis kepada sosok mantan Panglima TNI Jenderal (purn) Gatot Nurmantyo akan mendulang dukungan dari suara umat Islam,  jika saja Gatot mendampingi Presiden Jokowi dalam pertarungan Pilpres mendatang.

 

Menurutnya, saat ini kelompok Islam di luar daripada Nahdathul Ulama (NU) dan Muhammadiyah perlu juga diperhitungkan. Ia mengatakan saat ini sosok Gatot diidolakan sebab ada indikasi menjadi Capres yang akan berduel dengan Jokowi.

 

"Ketika dia (Gatot) misalnya menjadi pasangannya Pak Jokowi, ya kemudian apakah akan menambah elektabilitas dari sisi umat Islam, ya itu quationable," kata Asrul di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (4/4).

 

Asrul menuturkan, apabila melihat dari sektor umat Islam sepatutnya dipertanyakan apakah Gatot mampu menambah elektabilitas Jokowi. Sebab, elektabilitas pada mainstream umat Islam tidak tergantung Cawapresnya.

 

“Pak Gatot atau bukan. Kan NU sama Muhamadiyah kan enggak, mayoritas lho," tukasnya.

 

Sementara itu dikatakannya, terkait dukungan kepada Gatot ada di Muhammadiyah dan NU sebab melihat Gatot sebagai sosok Capres yang potensial, dan hal itu tak bisa tampikan. Namun Asrul beranggapan kalau hal tersebut tidak mayoritas.