Politisi PKB Sebut Ramai Isu Cawapres Lebih Baik daripada Isu SARA

MONITOR, Jakarta – Anggota DPR RI dari Fraksi PKB, Maman Imanul Haq angkat bicara terkait ramainya nama-nama yang muncul dalam bursa Cawapres Presiden Joko Widodo 2019 mendatang. Menurutnya, isu tersebut lebih baik daripada isu SARA yang mungkin muncul jelang Pemilu.
 
Demikian disampaikannya dalam dialektika demokrasi ‘Menakar Cawapres Potensial 2019' di Kompleks Parlemen, Kamis (8/10).

Maman mengakui, munculnya nama Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar juga bukan dibuat-buat, melainkan dorongan dari berbagai pihak.

“Munculnya Ketum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin sebagai Cawapres, adalah dorongan relawan dan bukannya dari PKB. Karena relawan, jadi sifatnya partisipatif, terbuka, dan datangnya dari berbagai kalangan,” tegas politisi dari F-PKB ini di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (9/11/2017).
 
Menurut Maman, Presiden Jokowi telah berhasil membangun infrastruktur selama memimpin Indonesia, namun tak luput dari kekurangan, yaitu pembangunan sumber daya manusia (SDM) khususnya dalam membangun isu-isu agama, yang terus disoroti menjelang Pilkada maupun Pilpres saat ini.
 
Karena itu, lanjutnya, diperlukan Islam yang moderat, damai, dan melawan radikalisme. Menurutnya, hadirnya Cak Imin akan melanjutkan perjuangan Gus Dur tentang bagaimana mewujudkan Islam yang damai, tolerans, dan komitmen terhadap PBNU (Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI dan UUD NRI 1945).
 
“Jadi, kalau sebagai Cawapresnya Jokowi di 2019 itu memang dibutuhkan,” pungkas Maman.