Jokowi Serukan Elit Parpol Akhiri ‘Politik Genderuwo’

Presiden Joko Widodo

MONITOR, Jakarta – Kegaduhan politik yang belakangan terjadi membuat Presiden Joko Widodo geram. Melihat fenomena ini, capres petahana nomor urut 01 ini meminta agar masyarakat arif dalam menyikapi pesta demokrasi 2019 mendatang.

Saking kesalnya, Jokowi menyebut cara-cara yang digunakan politikus hari ini seperti cara politik genderuwo. Dimana, mereka sengaja menakut-nakuti masyarakat dengan menebarkan propaganda sehingga menimbulkan kekhawatiran.

Dengan lantang, Jokowi pun mengimbau agar elit politik menghentikan upaya politik genderuwo yang membuat masyarakat ketakutan. “Ini cara-cara politik seperti ini jangan diterus-teruskan lah, sudah. Stop! Stop!” seru Jokowi, Jumat (9/11) siang.

Lebih jauh, mantan Gubernur DKI Jakarta ini berharap politik yang dikembangkan adalah politik yang penuh dengan kegembiraan, sehingga demokrasi kita juga betul-betul pesta demokrasi.

“Yang namanya pesta itu misalnya dengan penuh kegembiraan, penuh dengan kesenangan, masyarakat dengan kematangan politiknya memberikan suara/memilih dengan jernih dan rasional. Kita harus mengarahkan kematangan dan kedewasaan berpolitik dengan cara-cara seperti itu,” tutur Presiden.

“Cara-cara seperti ini adalah cara-cara politik yang tidak beretika, membuat ketakutan. Masa masyarakatnya sendiri dibuat ketakutan? Itu namanya politik genderuwo, nakut-nakuti, politik genderuwo,” ungkapnya.