Ba’asyir Bebas Bersyarat, Ruhut: Jangan jadi Pahlawan Kesiangan!

1002
Politikus PDIP Ruhut Sitompul (dok: Jawapos)

MONITOR, Jakarta – Pasca Menko Polhukam Wiranto menyampaikan pernyataan persnya bahwa pembebasan Abu Bakar Ba’asyir akan ditinjau ulang, publik semakin gempar.

Banyak yang menyoroti sikap Wiranto yang mengkoreksi pernyataan Presiden Jokowi untuk membebaskan terpidana tindak pidana terorisme itu.

Terkait polemik yang memanas ini, Politikus PDIP Ruhut Sitompul ikut angkat bicara. Ia menekankan, bahwa Abu Bakar Ba’asyir akan tetap dibebaskan oleh Jokowi.

Akan tetapi, pembebasan itu bersyarat. Kata Ruhut, Ba’asyir harus bersedia menandatangani persyaratan sesuai administrasi dan prosedur hukum yang berlaku, diantaranya adalah setia pada Pancasila dan NKRI.

“Ustadz Ba’asyir akan dibebaskan demi kemanusiaan oleh Presiden RI ke-7 Bapak Joko Widodo, apabila mau menandatangani semua persyaratan sesuai Aturan Hukum secara Administrasi dari Kementerian Hukum dan HAM,” ujar Ruhut dalam laman Twitternya, Rabu (23/1).

Ia pun menyindir beberapa kubu pendukung Prabowo-Sandi agar tidak kemanfaatkan isu tersebut.

“Tolong jangan ada yang sok jadi pahlawan kesiangan,” tegasnya.