Pegawai KPK minta Novel Baswedan Dijaga dari Penumpang Gelap

MONITOR, Jakarta – Wakil Ketua Wadah Pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Harun Al Rasyid mengatakan, banyak pihak yang dengan sengaja 'membonceng' popularitas pada kasus teror, kondisi kesehatan, hingga kepulangan Novel Baswedan ke Indonesia.

"Kami sangat yakin saudaraku (Novel) bahwa dengan kehadiranmu di negeri ini akan banyak orang-orang yang numpang tenar dengan dirimu. Akan banyak calon-calon politisi yang mencoba mendekatimu hanya hadir di rumahmu, untuk meningktkan popularitasnya," ujar Harun saat penyambutan kepulangan Novel Baswedan di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (22/2).

Seperti diketahui, Novel yang tak lain adalah penyidik senior KPK telah mengalami penyerangan yang menyebabkan cedera serius pada mata kirinya hingga harus  menjalani operasi

Pasca operasi tambahan 12 Februari 2018 lalu, tim dokter di Singapura mengizinkan Novel kembali ke Indonesia untuk menjalani rawat jalan lantaran hasil operasi tambahan menunjukkan adanya kemajuan pada selaput mata Novel yang cedera.

Harun kembali mengingatkan, baik Novel maupun kolega-koleganya di KPK harus mampu memperhatikan dengan cermat ketika bersentuhan dengan pihak-pihak yang dinilai hanya numpang tenar pada tragedi yang dialami Novel.

"Saudaraku, engkau sudah pintar, sudah sepuluh tahun menjadi penyidik KPK, pilih-pilih lah kira-kira mana orang yang hanya numpang ketenaran dengan kehadiranmu ini. Hati-hati," tutur Harun.

"Pesan dari teman-teman aturlah waktu mu engkau masih harus bolak-balik ke Singapura," pungkas Harun kepada Novel dan ratusan orang yang hadir saat itu.