Fahri Hamzah ungkap Kebohongan Data Statistik Kemiskinan di Indonesia

Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah

MONITOR, Jakarta – Wakil Ketua DPR RI Bidang Kesejahteraan Rakyat, Fahri Hamzah mengatakan selama ini data statistik di Indonesia soal kemiskinan banyak bohong dan kebohongan tersebut menurutnya seringkali dipakai alat oleh pemerintah.

“Dua bulan ini pemerintah menggempur dengan dua statistik penting, pertama angka kemiskinan terendah sepanjang sejarah dan kebohongan kedua adanya petumbuhan ekonomi 5,27 persen. Nah padahal keduanya tidak menggambarkan apa yang kita rasakan,” kata Fahri saat Peluncuran Bukunya berjudul “Mengapa Indonesia Belum Sejahtera; Sebuah Upaya Merekonstruksi Makna dan Indikator Kesejahteraan Indonesia”, di Komplek Senayan DPR RI, Selasa (7/8/2018).

“Apa yang kita lihat di masyarakat, kemiskinan, pengangguran, rendahnya pendidikan adalah kontras dari megahnya indikator-indikator ekonomi yang kita punya,” tambahnya.

Fahri menegaskan, selama ini negara menyajikan statistik-statistik kemajuan pembangunan dan kesejahteraan yang secara numerik terlihat bagus dan penuh puja-puji dari berbagai kalangan. Tetapi statistik ini apakah telah benar mengindikasikan perbaikan riil kesejahteraan rakyat atau belum, itu yang membuatnya ragu.

“Secara metodologis, alat ukur kesejahteraan tidak pernah mengalami perubahan dan perbaikan sebagai upaya penyesuaian terhadap perkembangan zaman. Padahal, kompleksitas manusia dan kehidupan terus berubah dan berkembang,” tandasnya.