Menteri Airlangga Bangga Menjajal Mobil Listrik Buatan PT Nissan

MONITOR, Tangerang – Kendaraan berbasis tenaga hidrogen sudah lama dijual di pasaran Jepang. Jenis kendaraan ini ternyata menghasilkan emisi hampir nol dan berbentuk H2O atau air. Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menyatakan, teknologi itu seharusnya sudah mampu diterapkan di Indonesia.

Masih belajar dari negeri sakura, Menperin merasa bangga PT Nissan Motor Indonesia telah mengembangkan mobil listrik Nissan Note e-POWER. Bahkan, Airlangga sendiri sempat melakukan test drive mobil tersebut.

“Tenaganya powerful karena engine full electric vehicle (EV). Tadi coba sampai kecepatan 80 km/jam. Kalau dari sisi otomotifnya sudah layak, apalagi dengan EV yang emisinya lebih rendah tentu pemerintah akan dukung,” paparnya.

Sementara itu, President Director PT Nissan Motor Indonesia Eiichi Koito mengatakan, sistem penggerak motor listrik atau e-POWER dari Nissan merupakan solusi inovatif untuk mulai memperkenalkan kendaraan bertenaga listrik di Indonesia.

“Nissan menciptakan standar baru dalam pasar kendaraan zero emission melalui kehadiran Nissan LEAF. Teknologi e-POWER akan menjadi jembatan ideal dalam perubahan penggunaan mobil berbahan bakar bensin dan solar menjadi kendaraan listrik seutuhnya. Ini untuk mendukung rencana pemerintah Indonesia terkait elektrifikasi,” terangnya.

Koito menuturkan e-POWER pertama kali diperkenalkan di Jepang pada tahun 2016. “Sistem penggerak elektriknya diadaptasi dari teknologi Nissan LEAF, yang merupakan kendaraan listrik terlaris di dunia,” jelasnya.

Jamkrindo-Jaminan Kredit Indonesia