Menpora Apresiasi Liga Catur Mahasiswa di Nagarai Sumatera Barat

MONITOR, Padang – Liga Catur Mahasiswa dan Launching Liga Catur Nagarai se-Sumatera Barat resmi dibuka oleh Menteri Pemuda dan Olaharaga, Imam Nahwari pada Minggu (29/10) siang di Gedung Pramuka, Kota Padang, Sumatera Barat.  

Pada pembukaan acara tersebut, Menpora memberikan semangat kepada pecatur agar mereka dapat terus menoreh prestasi. Menpora juga ikut bertanding catur dengan salah satu peserta lomba. Sebanyak 214 orang mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Sumbar mengikuti pertandingan liga catur tersebut.

Selain itu, Imam Nahrawi sangat mengapresiasi liga catur nagari yang diinisiator oleh Feeby Datuk Bangso ini. Tentu dari ajang ini mampu mengorbitkan pemain catur berbakat sehingga bisa menorehkan prestasi baik di dalam negeri dan di luar negeri.   

"Saya mengapresiasi liga catur mahasiswa ini. Hal ini merupakan ajang pencarian pemain catur berbakat yang bisa diorbitkan dan mendapat sentuhan pelatihan untuk menjadi juara baru di dunia percaturan tanah air maupun internasional. Maka perlu kiranya lomba catur seperti ini untuk sering-sering digelar," harapnya.  

Ia juga menyampaikan salah satu program unggulan Kemenpora mengenai Gerakan Nasional Ayo Olaharaga terus di sosialisasikan ke sejumlah tempat, manfaatnya untuk mengadvokasikan ajakan untuk menjadikan olahraga sebagai bagian penting dan gaya hidup sehari-hari. Terkait dengan ajang ini semoga temen-temen yang lain termotivasi untuk berolahraga, terutama olahraga catur.

"Jadikan Olahraga sebagai gaya hidup, karena olahraga sangat menyehatkan dan menyenangkan," jelasnya.

Sementara itu, inisiator liga catur Mahasiswa, Febby Datuak Bangso mengatakan, dengan digelarnya liga catur antar mahasiswa ini dapat menggairahkan kembali olahraga catur di Sumbar. Karena selama ini kita merasakan peminat untuk bertanding catur dirasakan masih kurang.

Menurut Febby pada LCN 2017 Sumbar selain back-up full Kemendes PDTT, juga bekerja sama dengan Kemenristek Dikti dan Kemenpora. “Target kita tercatat dan memecahkan Rekor MURi, dimana teknisnya panitia bekerjasama dengan Percasi Sumbar,” tukasnya.

Seperti diketahui, Liga catur nagari ini akan dilaksanakan di 1.148 warung atau lapau pada 1.148 nagari atau desa, yang dilaksanakan secara serentak. Konsep satu nagari setiap warung akan dilaksanakan pertandingan catur. Para peserta berasal dari mahasiswa di Sumbar dilaksanakan selama dua hari dengan memperebutkan total hadiah Rp 50 juta.