Menag Resmikan Unit Percetakan Al-Qur’an

MONITOR, Jakarta – Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin pada Selasa meresmikan Unit Percetakan Alquran (UPQ) yang dapat mencetak Mushaf Alquran Standar Indonesia secara mandiri.

Pencetakan Mushaf Alquran yang sebelumnya dilakukan melalui mekanisme lelang kini dilakukan oleh UPQ.

Tahun 2017 UPQ dalam proses mencetak 110 ribu Mushaf Alquran Standar Indonesia serta 10 ribu Alquran dan terjemahnya.

"Ini merupakan keberhasilan meluncurkan mushaf standar Indonesia dan Alquran Standar Indonesia yang kedua. Sejak tahun 2016 pertama kalinya Kementerian Agama mencetak mandiri," kata Lukman di Bogor.

Menteri Agama mengatakan target pencetakan Alquran pada 2017 meningkat drastis dibanding 2016, ketika unit percetakan hanya mencetak 35 ribu mushaf Alquran.

Lukman berharap Alquran cetakan UPQ bermanfaat bagi masyarakat, mendekatkan masyarakat dengan Alquran. 

UPQ yang berkantor Ciawi, Bogor, dikelola oleh Kementerian Agama. Alquran cetakan UPQ akan dibagikan secara cuma-cuma ke masyarakat, antara lain melalui masjid, yayasan, dan organisasi kemasyarakatan.

Unit percetakan tersebut sebelumnya bernama Lembaga Percetakan Alquran (LPQ). Saat masa peralihan dan perubahan manajemen dari LPQ ke UPQ, unit percetakan itu sempat berhenti beroperasi dan baru kembali beroperasi pada 2016.