Maknai Lebaran, Menteri Rudi Minta Masyarakat Hindari Hoaks

Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara.

MONITOR, Jakarta – Lebaran menjadi momentum berharga setiap umat Islam di penjuru dunia, tak terkecuali Muslim Indonesia. Momentum ini, umumnya dimanfaatkan sebagian kalangan untuk menggantungkan harapan dan hijrah menjadi pribadi lebih baik.

Hal ini pun terbesit oleh Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara. Rudi sangat berharap, media sosial di Indonesia menjadi kembali fitrah, bersih dari konten negatif berupa hoaks, caci maki dan sejenisnya.

“Kita ini (dalam suasana, red) Idul Fitri, menjadi fitri (kembali ke fitrah). Mudah-mudahan dalam media sosial menjadi fitri. Kita bisa lebih bijaksana dalam bermedia sosial,” katanya dalam Open House Idulfitri 1 Syawal 1439 H di Kompleks Widya Chandra, Jakarta Selatan, Jumat (15/6).

Rudi menegaskan, sebaiknya masyarakat Indonesia lebih bijak dalam menggunakan media sosial untuk menghindarkan diri dari beragam konten negatif.

“Hindari yang namanya hoaks, hindari yang namanya.. katakan caci maki dan lain sebagainya,” harapnya kepada semua warganet yang aktif di media sosial.

Menurut Menteri Kominfo apa yang berlangsung di dunia maya sama dengan yang terjadi di dunia nyata. Oleh karena itu, etika dan adab di dunia nyata seharusnya menjadi acuan dalam berperilaku di dunia maya.

“Harus ada etika, karena apa yang terjadi di dunia maya ini sama dengan dunia nyata. Ada etika, ada adab, ada batasan lain, baik secara sosial dan agama,” katanya.