Ketua Panwaslu Garut Kena Ciduk Polisi, Ini Tanggapan Ketua Bawaslu RI

MONITOR, Jakarta – Satgas Anti-Politik Uang Bareksrim Polri dikabarkan mengamankan Komisioner KPU berinisial AS dan Ketua Panwaslu Kabupaten Garut berinisial HHB pada Sabtu, (24/2) kemarin. Penangkapan itu diduga terkait kasus penerimaan suap guna meloloskan calon Bupati di Pilkada Garut.

Menanggapi hal itu, Ketua Bawaslu RI, Abhan menyatakan Bawaslu sangat prihatin atas kasus yang mencederai proses demokrasi yang sedang berjalan di kabupaten Garut. 

"Maka itu, kami mendukung langkah penegakan hukum untuk memprosesnya secara tuntas, karena kasus ini adalah kasus suap maka yang memberikan suap juga harus ditindak secara tegas tanpa pandang bulu," katanya. 

Selain itu, Bawaslu segera menindaklanjuti kasus ini dengan memberhentikan sementara Ketua Panwaslu Garut sambil menunggu penetapan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

"Kami juga akan introspeksi diri dan terus bersemangat untuk menanamkan nilai-nilai intergritas kepada jajaran pengawas pemilu dan pihaknya juga akan mengirimkan tim ke kabupaten Garut untuk melakukan supervisi terhadap Panwaslu tersebut," katanya. 

Dia juga berharap, publik bisa menanggapi secara bijak dan obyektif, karena persoalan ini muncul atas ulah personal bukan lembaga.