Ketua DPR Apresiasi Misi Kemanusiaan Parlemen Jordania

MONITOR, Jakarta – Ketua DPR RI Setya Novanto prihatin atas tragedi kemanusiaan yang terjadi baik di Palestina maupun Myanmar. Saat bertemu Wakil Ketua Parlemen Jordania, Khamis Atieh, Novanto menyampaikan bahwa Indonesia dan Yordania memiliki kesamaan pandangan terhadap krisis kemanusiaan.

Kesamaan pandangan yang dimaksud Novanto, yakni kedua negara bersedia menampung para pengungsi internasional. Jika Indonesia bersedia menerima pengungsi etnis Rohingnya dari Myanmar, Jordania pun menerima pengungsi dari Suriah.

"Kami selalu mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan. Wakil Ketua Parlemen Jordania yang juga menjadi pemimpin delegasi Parlemen Jordania dalam World Parliamentary Forum, Mr. Khamis Atieh juga mengungkapkan saat ini Jordania menampung lebih dari 1 juta pengungsi Suriah," ujar Setya Novanto saat bertemu delegasi Jordania, Jakarta, Kamis (7/9).

Selain itu, Politikus Golkar ini mengapreasiasi kesanggupan Jordania untuk membantu mengatasi tragedi kemanusiaan atas etnis Rohingnya di Myanmar. Dalam waktu dekat, DPR RI akan membawa Resolusi masalah Rohingnya ke pertemuan ASEAN-Inter Parliamentary Assembly (Majelis Parlemen ASEAN) pada 15-19 September 2017 di Manila, Filipina.

"Saya berharap, Parlemen Jordania dapat melakukan hal yang serupa di sidang Inter Parliamentary Union pada Oktober 2017 di Rusia," ujarnya.

Sebelum mengakhiri pertemuan, Novanto menyampaikan terimakasih atas dukungan tertulis Jordania bagi pencalonan Indonesia sebagai Anggota Tidak Tetap Dewan Keamanan PBB periode 2019-2020.

"Saya juga berharap, pemberlakuan perjanjian bebas visa bagi pemegang paspor diplomatik dan dinas Indonesia – Jordania dapat semakin mempererat hubungan diplomatik kedua negara," terang Novanto.