Kata Anggota BURT DPR Terkait Wacana Gedung Baru

MONITOR, Jakarta – Anggota Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Irma Suryani Chaniago menjelaskan wacana pembangunan gedung baru DPR bukanlah muncul secara tiba-tiba, namun sudah direncanakan sejak lama.

"Usulan itu sudah lama, sejak periode 2009 katanya, waktu gedung itu di suntik lebih dari 100 titik oleh PUPR. Sudah dari zaman Sekjendnya Ibu Nining Indra Saleh," ujar Irma Suryani Chaniago kepada wartawan, Senin (21/08).

Menurutnya kondisi gedung saat ini memang sudah tidak memungkinkan dan kapasitasnya sangat over load. Oleh karenanya pembangunan gedung baru sudah sangat diperlukan.

"Kalau gedung baru anggota kan memang sudah layak diganti, karena kondisinya sudah tidak representative lagi," jelas Politisi NasDem itu.

Kendati demikian, dalam persoalan  pembangunan gedung baru ini. Irma mengingatkan kepada anggota DPR untuk tidak terlibat langsung dalam proyek tersebut. Ia menyatakan agar menyerahakan semuanya kepada Kementerian PUPR.

"Saya ingatkan sebaiknya pembangunan itu diserahkan saja pada pemerintah dalam hal ini Kemen PUPR. Kita tinggal terima kunci saja. Tak perlu ikut terlibat dalam proyek itu. Jangan sampai masyarakat menilai bahwa pembangunan gedung baru itu hanya untuk cawe-cawe DPR," terang Irma.

Diketahui sebelumnya, DPR berencana membangun gedung baru dan wacana itu masuk dalam RAPBN 2018.

Bahkan, Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah mengungkapkan, pihaknya berencana membangun gedung baru DPR dan sudah disetujui oleh pemerintah.