Eksponen AMM Minta Jokowi Pertimbangkan Posisi Luhut di Kabinet

MONITOR Jakarta – Eksponen Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM), Ma'mun Murod Al Barbasy memperingatkan Presiden Joko Widodo terkait pernyataan-pernyataan Menteri Koordinator Kemaritiman (Menkomaritim) Luhut Binsar Panjaitan (LBP) yang acap kali mengundang kontroversi.

Yang paling ia soroti yakni terkait pernyataan Luhut menanggapi kritik Politisi Senior, Amien Rais terkait "sertifikat tanah". Menurut Ma'mun, alih-alih merespon kritik, Luhut malah mengancam balik Amien Rais.

"Saya cukup kaget LBP berani mengancam Pak Amien Rais. Itu LBP mencerna dengan baik tidak pernyataan Pak Amien, bagaimana dari pernyataan Pak Amien yang membuat LBP harus kebakaran jenggot dan ancam mengancam. Apa dikira Pak Amien Rais tidak punya kartu mati LBP?" kata Ma'mun dalam keterangan tertulis yang diterima MONITOR, Rabu (21/3).

Eksponen Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM), Ma'mun Murod Al Barbasy


"Cara-cara atau pun pernyataan yang bernada mengancam tak sepatutnya dilakukan oleh seorang pejabat setingkat menteri," tambah Ma'mun.

Untuk itu, pria yang juga menjabat sebagai Direktur Pusat Studi Islam dan Pancasila (PSIP) FISIP UMJ itu meminta Presiden Jokowi mempertimbangkan kembali posisi Luhut di kabinetnya, terlebih jelang Pilpres 2019, dimana Jokowi membutuhkan citra yang baik untuk unggul dalam kontestasi tanpa polemik.

"Presiden Jokowi harus mempertimbangkan secara serius untuk memberhentikan LBP dari jabatannya. LBP selama ini menjadi faktor terlemah dalam Kabinet Jokowi." tandasnya.